PSPK – 25 April 2026 | Serang, 23 April 2026 – Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Banten 2027 yang diselenggarakan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi BUMD untuk memperkuat sumber pendapatan daerah.
Penguatan BUMD sebagai Sumber Pendapatan
Fahmi menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus diarahkan agar dapat memberikan kontribusi signifikan berupa dividen atau pemasukan bagi pemerintah provinsi. Ia menambahkan bahwa regulasi yang mendukung percepatan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga perlu dipercepat, sehingga BUMD dapat berkolaborasi lebih luas dengan sektor UMKM.
Isu Kemiskinan dan Pembangunan Infrastruktur
Masalah kemiskinan di Banten masih menjadi tantangan utama. Fahmi mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk terus memperkuat program rumah layak huni, meningkatkan akses sanitasi, dan menyediakan air bersih. Menurutnya, sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mengatasi masalah tersebut.
Perubahan Iklim dan Sektor Pertanian
Politikus Golkar ini mengingatkan bahwa perubahan iklim berdampak pada pola produksi pertanian, termasuk risiko gagal panen. Ia menekankan perlunya langkah mitigasi yang serius agar petani tidak terdampak secara berlebihan.
Dampak Geopolitik dan Kebijakan BBM
Fahmi juga menyoroti bahwa kondisi geopolitik global memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) industri, yang pada gilirannya meningkatkan biaya produksi dan pembangunan. Ia mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo yang tidak menaikkan harga BBM bersubsidi, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Harapan untuk Musrenbang RKPD 2027
Terakhir, Fahmi berharap Musrenbang RKPD 2027 dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Dengan semangat gotong‑royong, ia optimis pembangunan di Banten dapat berjalan maksimal selaras dengan nilai‑nilai Pancasila.










