PSPK – 28 April 2026 | Sejumlah jemaah haji Indonesia memilih mengirim oleh-oleh ke tanah air melalui layanan Kargo Pos Indonesia lebih awal, agar dapat lebih fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pengiriman ini dirancang untuk mengurangi beban bagasi berlebih, sehingga jemaah tidak perlu mengangkut banyak barang selama ibadah. Ibu Jumarni, salah satu jemaah, membeli tas, barang rumah tangga, dan suvenir dengan total berat sekitar 10 kg. “Karena cepat sampai, jadi setelah ini saya bisa fokus ibadah,” ujarnya.
Ibu Megawati juga mengirim sajadah, tasbih, permen, cokelat, dan oleh-oleh lainnya dengan berat serupa. Ia mengetahui layanan ini dari ketua rombongan yang telah mengkoordinasikan proses pengiriman.
Ibu Astuti (Kloter 8, Kabupaten Pinrang) berbelanja lebih dari Rp9 juta, termasuk tas, ceret, dan suvenir lainnya. Karena koper tidak cukup, ia memutuskan menggunakan kargo agar tetap dapat beribadah dengan tenang.
Petugas Kargo Haji Pos Indonesia, Abdul Ghani, menjelaskan bahwa layanan ini tersedia bagi seluruh jemaah haji dengan tarif rata-rata 23 riyal dan estimasi waktu pengiriman 7‑14 hari. Layanan ini mulai beroperasi sejak 2024 dan kini memasuki tahun ketiga dengan respons positif dari jemaah.
Proses pengepakan dilakukan langsung di hadapan jemaah, dilengkapi asuransi, dan barang dikirimkan hingga depan rumah penerima. Untuk wilayah yang memerlukan penerbangan ganda, tarif dapat naik menjadi 25‑30 riyal.












