Project Seru Penuh Kejutan

TRUMP dan NETANYAHU PENJAHAT PERANG SESUNGGUHNYA

March 12, 2026 • 0 Views
TRUMP dan NETANYAHU PENJAHAT PERANG SESUNGGUHNYA
TRUMP dan NETANYAHU PENJAHAT PERANG SESUNGGUHNYA

PSPK – 12 Maret 2026 | Sejumlah pengamat menuding dua pemimpin dunia, Donald Trump dan Benjamin Netanyahu, sebagai dalang utama konflik yang semakin menghanguskan wilayah Gaza dan menimbulkan korban jiwa massal. Menurut laporan, ratusan ribu warga sipil dilaporkan tewas, sementara sebagian besar penduduk dipaksa dipindahkan ke luar zona konflik. Rencana pembangunan zona bisnis dan hiburan di Gaza disebut sebagai bagian dari agenda geopolitik kedua tokoh tersebut.

Percakapan ini juga mencakup insiden baru-baru ini di Iran, di mana sebuah serangan dini hari pada 28 Februari 2026 menewaskan lebih dari 780 orang, termasuk pelajar. Penulis menilai bahwa tindakan tersebut merupakan balasan atas tekanan yang diberikan oleh aliansi Amerika‑Israel.

Penulis mengaitkan kejadian‑kejadian ini dengan beberapa pertempuran bersejarah yang terjadi pada bulan Ramadan, seperti Perang Badar (624 M), Perang Ain Jalut (1260 M), dan pertempuran kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Menurut narasi tersebut, sebagian besar konflik yang terjadi pada bulan puasa berakhir dengan kemenangan pihak yang menyerang.

  • Perang Badar
  • Perang Khandaq
  • Perang Tabuk
  • Pembebasan Palestina
  • Penaklukan Nubia
  • Perang Zallaqah
  • Perang Ain Jalut
  • Peperangan Yakhliz
  • Perebutan Sunda Kelapa

Berbagai contoh intervensi militer Amerika Serikat di negara‑negara lain, mulai dari Irak, Libya, Suriah, hingga Venezuela, disebutkan sebagai pola umum: menggulingkan pemimpin yang tidak sejalan dengan kebijakan Washington, kemudian menempatkan pemerintahan yang bersahabat dengan AS. Penulis menegaskan bahwa Iran kini berada dalam posisi serupa, dengan ancaman pembunuhan terhadap pemimpin tertinggi negara itu, termasuk dugaan rencana pembunuhan terhadap tokoh baru yang disebut Mojtaba Khamenei.

Penutup: Konflik yang terus bereskalasi menimbulkan risiko lebih luas bagi keamanan global. Dibutuhkan upaya kolektif dari negara‑negara non‑blok untuk menahan dominasi militer dan ekonomi yang dicanangkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *