PSPK – 23 Maret 2026 | Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kedutaan Iran di India melalui unggahan resmi di X, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan perlunya penghentian segera atas apa yang ia sebut sebagai agresi bersama Amerika Serikat dan Israel. Menurutnya, langkah tersebut krusial untuk menghentikan perang yang sedang berlangsung serta mencegah meluasnya konflik regional.
Pezeshkian menyampaikan hal ini dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Sabtu (21 Maret). Dalam pembicaraan tersebut, ia menekankan pentingnya adanya jaminan agar agresi serupa tidak terulang di masa depan.
Presiden Iran juga mengajak blok BRICS—yang terdiri atas negara-negara ekonomi berkembang utama—untuk berperan secara independen dalam menekan agresi terhadap Iran. Ia mengusulkan pembentukan kerangka kerja keamanan regional yang melibatkan negara-negara Asia Barat, dengan tujuan menciptakan perdamaian tanpa campur tangan asing.
Sementara itu, Modi dalam unggahan terpisahnya mengutuk serangan terhadap infrastruktur penting di Timur Tengah. Ia menegaskan kembali pentingnya kebebasan navigasi dan memastikan jalur pelayaran tetap terbuka serta aman bagi semua pihak.
Seruan kedua pemimpin ini menyoroti keprihatinan bersama terhadap dinamika keamanan di kawasan, serta harapan akan solusi diplomatik yang melibatkan aktor-aktor regional dan internasional.










