PSPK – 18 Maret 2026 | Nama Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah Ali Khamenei, kembali menjadi sorotan setelah penyelidikan mengungkap kepemilikan sejumlah properti mewah di London, Inggris. Meskipun berada di bawah sanksi Amerika Serikat sejak 2019, aset-aset tersebut tersebar di beberapa pusat ekonomi dunia.
Properti utama yang teridentifikasi
- Jersey House – rumah seluas sekitar 1,2 hektar dengan fasilitas rekreasi pribadi, terakhir berpindah tangan pada 2014 dengan nilai £33,7 juta (≈ Rp700 miliar).
- Dua apartemen dekat Kedutaan Besar Israel – dibeli antara 2014‑2016 dengan total nilai £35,7 juta (≈ Rp800 miliar). Lokasinya strategis dekat Istana Kensington.
Selain properti di atas, terdapat beberapa rumah lain di The Bishops Avenue yang kini terbengkalai. Salah satunya mengalami kebakaran pada tahun 2023, menandakan kurangnya pemeliharaan akibat tidak dihuni.
Struktur kepemilikan
Investigasi mengungkap bahwa aset tidak tercatat langsung atas nama Mojtaba Khamenei. Kepemilikan disamarkan melalui jaringan perusahaan cangkang yang terdaftar di Isle of Man, dengan perantara perusahaan bernama Birch Ventures. Seorang bankir asal Iran, Ali Ansari, disebut membantu proses transaksi. Dana yang digunakan diperkirakan berasal dari penjualan minyak Iran yang disalurkan lewat jaringan keuangan tersembunyi.
Ringkasan aset dalam tabel
| Properti | Lokasi | Tahun pembelian | Nilai (GBP) | Estimasi nilai (IDR) |
|---|---|---|---|---|
| Jersey House | The Bishops Avenue | 2014 | £33,7 juta | ≈ Rp700 miliar |
| Apartemen 1 | Near Israeli Embassy | 2014 | £17,8 juta | ≈ Rp400 miliar |
| Apartemen 2 | Near Israeli Embassy | 2016 | £17,9 juta | ≈ Rp400 miliar |
Temuan ini menegaskan bahwa aset bernilai tinggi dapat tersebar secara global melalui jaringan kompleks, meskipun berada di bawah pengawasan sanksi internasional. Pemerintah Inggris dan lembaga keamanan terus memantau aktivitas properti ini secara intensif.










