Project Seru Penuh Kejutan

Hari Ini 4 Maret 2026: Puasa ke‑Berapa? Simak Penjelasan Lengkap Kalender Ramadan 1447 H

March 5, 2026 • 0 Views
Hari Ini 4 Maret 2026: Puasa ke‑Berapa? Simak Penjelasan Lengkap Kalender Ramadan 1447 H
Hari Ini 4 Maret 2026: Puasa ke‑Berapa? Simak Penjelasan Lengkap Kalender Ramadan 1447 H

PSPK – 05 Maret 2026 | Indonesia kembali menjadi sorotan menjelang pertengahan Ramadan 1447 H (2026 M). Pada Sabtu, 4 Maret 2026, umat Muslim di seluruh negeri menanyakan, “Hari ini puasa ke berapa?” Jawaban tidak seragam karena ada dua penetapan awal Ramadan: satu menurut pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU), serta satu lagi menurut Muhammadiyah. Artikel ini merangkum perbedaan penetapan, menghitung hari puasa pada tanggal 4 Maret, serta meninjau fase-fase penting Ramadan menjelang Idul Fitri.

Penetapan Awal Ramadan 1447 H

Menurut Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I0.E/2025, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dipublikasikan Muhammadiyah. Sebaliknya, Kementerian Agama RI melalui Sidang Isbat resmi menetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026, selaras dengan keputusan NU.

Perbedaan Penetapan antara Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Perbedaan satu hari ini tidak menimbulkan konflik, melainkan menjadi pilihan bagi masing‑masing komunitas. Umat yang mengikuti penetapan Muhammadiyah mulai berpuasa pada 18 Februari, sehingga pada 4 Maret mereka berada di hari ke‑15 Ramadan. Sementara itu, mereka yang mengikuti penetapan pemerintah/NU memulai puasa pada 19 Februari, sehingga pada tanggal yang sama berada di hari ke‑14.

Hitung Hari Puasa pada 4 Maret 2026

Berikut rangkaian hari Ramadan menurut dua penetapan:

  • Versi Muhammadiyah (KHGT):
    • Hari ke‑1: 18 Feb 2026 (Rabu)
    • Hari ke‑2: 19 Feb 2026 (Kamis)
    • …
    • Hari ke‑14: 3 Mar 2026 (Selasa)
    • Hari ke‑15: 4 Mar 2026 (Rabu)
  • Versi Pemerintah & NU:
    • Hari ke‑1: 19 Feb 2026 (Kamis)
    • Hari ke‑2: 20 Feb 2026 (Jumat)
    • …
    • Hari ke‑13: 3 Mar 2026 (Selasa)
    • Hari ke‑14: 4 Mar 2026 (Rabu)

Dengan demikian, pada 4 Maret 2026 puasa berada pada hari ke‑15 bagi yang mengikuti Muhammadiyah, dan hari ke‑14 bagi yang mengikuti pemerintah/NU.

Fase‑fase Ramadan: Rahmah, Maghfirah, dan ‘Itqun Minan‑Naar’

Ramadan secara tradisional dibagi menjadi tiga sepuluh‑hari. Sepuluh hari pertama disebut rahmah, penuh keberkahan dan ampunan. Sepuluh hari tengah disebut maghfirah, menekankan pengampunan Allah. Sepuluh hari terakhir, atau ‘itqun minan‑naar’, menandakan pembebasan dari neraka. Hadis Nabi SAW menyebutkan: “Awal bulan Ramadan rahmah, pertengahan maghfirah, akhir ‘itqun minan‑naar’” (HR. Bukhari, Muslim). Pada hari ke‑14/15, umat Muslim berada di ambang transisi dari fase maghfirah menuju fase akhir, sehingga meningkatkan intensitas ibadah, sedekah, dan doa.

Menjelang Idul Fitri 2026

Penetapan akhir Ramadan dan awal Syawal juga mengalami perbedaan. Muhammadiyah telah menargetkan 1 Syawal pada Jumat, 20 Maret 2026, sementara pemerintah menjadwalkan Sidang Isbat 1 Syawal pada 19 Maret 2026 (29 Ramadan). Jika hasil rukyat pemerintah sejalan dengan perhitungan Muhammadiyah, Lebaran kemungkinan akan dirayakan serentak pada 20 Maret. Namun, perbedaan satu hari tetap dapat memengaruhi jadwal mudik, persiapan makanan khas, dan kegiatan keagamaan lainnya.

Dengan memahami perbedaan penetapan awal Ramadan serta fase-fase penting bulan suci, umat dapat menyesuaikan ibadah secara tepat, menjaga semangat kebersamaan, dan memaksimalkan pahala di setiap hari puasa.

Kesimpulannya, pada 4 Maret 2026 puasa berada pada hari ke‑14 atau ke‑15 tergantung pada penetapan yang diikuti. Baik pemerintah, NU, maupun Muhammadiyah sama‑sama memberikan landasan sahih bagi umat untuk menjalankan ibadah. Memperhatikan fase-fase Ramadan dan menyiapkan diri menjelang Idul Fitri akan membantu setiap Muslim meraih keberkahan maksimal di akhir bulan suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *