PSPK – 29 Maret 2026 | Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,7% pada hari Jumat, menandai koreksi setelah sebelumnya mencatat kenaikan 10% sejak penutupan tertinggi pada 10 Februari. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap dampak ekonomi global akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Faktor Penyebab Penurunan
- Eskalas i konflik di Timur Tengah menimbulkan ketidakpastian geopolitik.
- Kenaikan harga minyak mentah secara tajam, mendorong tekanan inflasi.
- Ekspektasi Federal Reserve untuk mempertahankan atau menaikkan suku bunga di akhir tahun.
- Penjualan besar-besaran saham sektor keuangan, terutama Goldman Sachs yang jatuh 2,4%.
Pergerakan Indeks dalam Beberapa Minggu Terakhir
| Tanggal | Indeks | Perubahan (%) |
|---|---|---|
| 10 Feb 2024 | 38,200 | +10,0 |
| 28 Feb 2024 | 35,600 | -7,0 |
| 1 Mar 2024 | 34,900 | -2,5 |
| 8 Mar 2024 | 33,500 | -1,7 |
Implikasi bagi Investor
Meski Dow Jones bukan patokan utama bagi dana institusional, penurunan tajam pada indeks yang terdiri dari 30 perusahaan terbesar di AS mencerminkan penurunan sentimen investor secara luas. Para pelaku pasar kini menilai apakah koreksi ini bersifat sementara—seperti pemulihan setelah penurunan besar pada 2025—atau menandakan awal periode volatilitas berkelanjutan yang dipicu oleh perang.
Jika konflik berlanjut dan harga minyak tetap tinggi, tekanan inflasi dapat memaksa Federal Reserve untuk meningkatkan suku bunga, yang pada gilirannya dapat menambah beban bagi perusahaan dan memperburuk penurunan pasar saham.












