PSPK – 30 Maret 2026 | Iran kembali membuka jalur Selat Hormuz bagi kapal asing setelah sebelumnya menutup total lalu lintas akibat ketegangan regional. Pada kesempatan ini, sebanyak dua puluh kapal berbendera Pakistan mendapatkan izin untuk melintasi selat strategis tersebut.
Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengumumkan keputusan ini melalui media sosial, menyatakan bahwa dua kapal akan melintasi selat setiap hari. Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Berikut rangkuman poin penting terkait keputusan ini:
- Jumlah kapal yang diizinkan: 20 kapal berbendera Pakistan.
- Frekuensi lintasan: dua kapal per hari.
- Penyebab penutupan sebelumnya: serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu balasan dari Tehran.
- Dampak penutupan: gangguan total pada jalur distribusi minyak dan LPG global, menyebabkan kenaikan harga bahan bakar di banyak negara.
Dengan dibukanya kembali Selat Hormuz, diharapkan aliran energi global dapat pulih dan tekanan pada pasar energi internasional berkurang. Pemerintah Pakistan menyambut baik keputusan ini sebagai langkah positif untuk keamanan perdagangan laut dan kepentingan ekonomi nasional.










