PSPK – 31 Maret 2026 | April 2026 menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk menambah amal puasa sunnah menjelang masuknya bulan Dzulqa’dah 1447 H. Dengan mengacu pada perkiraan Kalender Hijriah Indonesia dari Kementerian Agama, berikut rangkaian puasa sunnah yang dapat dilaksanakan selama bulan ini.
Jadwal Puasa Sunnah April 2026
- Puasa Enam Hari Syawal: dapat diselesaikan hingga Sabtu, 18 April 2026 (29 Syawal 1447 H).
- Puasa Ayyamul Bidh (Hari Putih): 2‑4 April 2026 (13‑15 Syawal 1447 H).
- Puasa Sunnah Senin‑Kamis:
- Kamis, 2 April 2026 (bersamaan dengan Ayyamul Bidh)
- Senin, 6 April 2026
- Kamis, 9 April 2026
- Senin, 13 April 2026
- Kamis, 16 April 2026
- Senin, 20 April 2026 (1 Dzulqa’dah 1447 H)
- Kamis, 23 April 2026
- Senin, 27 April 2026
- Kamis, 30 April 2026
- Puasa Sunnah Lainnya: puasa Daud, puasa mutlak, dan puasa sunnah lain dapat dilakukan kapan saja selama bulan April.
Lafal Niat Puasa Sunnah
- Puasa Syawal: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
- Puasa Ayyamul Bidh: Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta‘âlâ.
- Puasa Senin: Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
- Puasa Kamis: Nawaitu shauma yaumil khamîsi sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Tata Cara Pelaksanaan Puasa Sunnah
- Membaca niat: Niat dapat dilafalkan setelah sahur, asalkan belum ada makanan atau minuman masuk ke dalam perut.
- Sahur: Meskipun bersifat sunnah, makan sahur dianjurkan untuk memperoleh keberkahan dan energi.
- Menahan diri: Hindari makan, minum, hubungan suami istri, serta hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
- Berbuka: Segera berbuka ketika azan Maghrib terdengar, dimulai dengan kurma atau segelas air putih sebelum melanjutkan makanan.
Dengan mengisi bulan April dengan puasa sunnah secara teratur, umat Islam dapat memperkuat disiplin spiritual dan menyiapkan diri menyambut bulan-bulan suci berikutnya.












