Project Seru Penuh Kejutan

Bitcoin Tertekan Geopolitik, Optimisme Muncul di Tengah Ketakutan Ekstrem

March 31, 2026 • 0 Views
Bitcoin Tertekan Geopolitik, Optimisme Muncul di Tengah Ketakutan Ekstrem
Bitcoin Tertekan Geopolitik, Optimisme Muncul di Tengah Ketakutan Ekstrem

PSPK – 31 Maret 2026 | Pergerakan Bitcoin masih berada di bawah bayang‑bayang ketidakpastian global. Dalam 24 jam terakhir, mata uang kripto terbesar itu naik tipis 1,05% menjadi sekitar USD67.200 (sekitar Rp1,14 miliar) setelah sempat menembus level USD68.000.

Kenaikan tersebut tidak bertahan lama. Menjelang penutupan kuartal I 2026, harga kembali bergerak terbatas. Dominasi pasar Bitcoin diperkirakan berada di kisaran 58,6 % sementara total kapitalisasi pasar kripto naik 1,2 % menjadi USD2,29 triliun.

Penguatan sempat muncul pada awal pekan berkat meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, namun reli tersebut cepat meluruh ketika pasar kembali dihadapkan pada ketidakpastian.

Tekanan pada aset berisiko meningkat seiring lonjakan harga minyak mentah. Harga minyak WTI tercatat naik 5,3 % mendekati USD105 per barel, level tertinggi sejak 2022. Kenaikan ini memperkuat sentimen “risk‑off” di pasar global.

Indeks psikologis pasar juga mencerminkan kondisi tersebut; Fear & Greed Index bertahan di level 8, menandakan fase ketakutan ekstrem.

Di tengah tekanan, aktivitas institusional justru menunjukkan pola berbeda. Perusahaan BitMine dilaporkan melakukan akumulasi besar dengan membeli 71.179 ETH senilai sekitar USD143 juta, menjadikannya salah satu pemain institusi yang masih agresif meski banyak perusahaan lain menahan ekspansi.

Pernyataan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, memberikan sedikit kelegaan. Ia menegaskan bahwa bank sentral tidak akan bereaksi berlebihan terhadap lonjakan harga minyak jangka pendek dan tetap fokus menjaga ekspektasi inflasi.

Reaksi pasar obligasi terlihat dari penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Yield obligasi tenor 10 tahun turun ke 4,35 % sementara tenor 2 tahun melemah ke 3,83 %. Data CME Group melalui FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga pada 2026 turun drastis dari 25 % menjadi hanya 5 %.

Kondisi ini memberi ruang napas bagi pasar keuangan global, termasuk aset kripto, meskipun volatilitas diperkirakan tetap tinggi dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *