PSPK – 25 Maret 2026 | Bangkok – Sebuah kapal tanker minyak milik Bangchak Corporation berhasil menyeberangi Selat Hormuz pada Senin, 25 Maret, setelah Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, melakukan pembicaraan dengan Duta Besar Iran untuk Thailand. Menurut pejabat Thailand, kapal tersebut tidak diminta membayar biaya tambahan untuk menghindari potensi blokade.
Selat Hormuz merupakan jalur air strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia, melalui mana diperkirakan satu per lima volume minyak dan gas cair dunia mengalir. Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang dimulai pada 28 Februari telah mengganggu alur perdagangan tersebut, menyebabkan kenaikan biaya transportasi dan antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar di Thailand.
Koordinasi diplomatik dimulai ketika Sihasak menanyakan kepada pihak Iran apakah kapal‑kapal Thailand dapat diberikan jaminan keamanan untuk melintasi selat. Pihak Iran menyetujui permintaan tersebut dan meminta daftar nama kapal yang akan lewat. Bangchak kemudian mengirimkan nama kapalnya, yang sejak 11 Maret berada di Teluk Persia, dan kapal tersebut berhasil menyeberang tanpa hambatan.
Peristiwa ini terjadi dua minggu setelah kapal kargo curah berlayar bendera Thailand, Mayuree Naree, diserang oleh proyektil di Selat Hormuz. Serangan itu menyebabkan kebakaran dan memaksa awak kapal mengungsi; tiga anggota kru masih belum diketahui keberadaannya. Pihak berwenang Iran dan Oman berhasil mengevakuasi kapal, namun nasib awak masih menjadi fokus Kementerian Luar Negeri Thailand.
Kapal tanker lain milik SCG Chemicals masih menunggu izin untuk melintasi selat, menunjukkan bahwa proses diplomasi masih berlangsung. Kedutaan Thailand di Muscat bekerja sama dengan otoritas Oman, sementara Iran menginformasikan Dewan Keamanan PBB serta Organisasi Maritim Internasional bahwa kapal “non‑musuh” dapat lewat asalkan berkoordinasi dengan otoritas Iran.
Dalam pernyataan resmi, Bangchak menegaskan bahwa tidak ada pembayaran yang diminta oleh Iran untuk memastikan transit aman. Kedutaan Iran di Thailand juga menyampaikan bahwa keberhasilan kapal Thailand menyeberang mencerminkan hubungan persahabatan yang kuat antara kedua negara.
Keberhasilan transit ini memberikan harapan bagi stabilitas pasokan energi Thailand, meski situasi geopolitik di Selat Hormuz masih tetap rentan.










