PSPK – 25 Maret 2026 | General Motors (GM) mengumumkan rencana investasi sebesar US$600 juta di unitnya di Korea Selatan untuk memperkuat fasilitas produksi dan meningkatkan kualitas produk. Investasi ini meliputi tambahan US$300 juta di atas rencana pengeluaran US$300 juta yang telah diumumkan pada Desember lalu.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk modernisasi dua pabrik GM di negara tersebut, termasuk pengadaan mesin press generasi terbaru. Dengan teknologi baru, pabrik diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki standar mutu, serta menambah daya saing dalam pembuatan sport utility vehicle (SUV) berukuran kecil.
GM Korea diposisikan sebagai “pusat keunggulan” dalam produksi SUV kecil GM. Pada tahun 2025, unit ini mencatat penjualan sebesar 462.310 unit, mayoritas diekspor ke Amerika Serikat. Angka tersebut menurun 7,5 % dibandingkan tahun sebelumnya akibat tarif impor yang dikenakan oleh AS.
Investasi ini disambut positif oleh serikat pekerja karena mengurangi kekhawatiran akan kemungkinan penarikan GM dari pasar Korea Selatan. Ahn Kyu‑baek, pimpinan serikat, menegaskan bahwa keberlangsungan produksi sangat bergantung pada komitmen investasi seperti ini.
Sejak 2018, GM menerima paket penyelamatan senilai US$7,15 miliar dari pemerintah Korea Selatan untuk mempertahankan operasinya. Berdasarkan kesepakatan, perusahaan tidak dapat menarik investasinya selama sepuluh tahun ke depan.
Meski begitu, serikat pekerja mengkritisi kurangnya rencana produksi model baru, termasuk kendaraan listrik, di dua pabrik Korea Selatan selama beberapa tahun terakhir.
| Komponen Investasi | Nilai (US$ juta) |
|---|---|
| Modernisasi mesin press | 300 |
| Pengembangan kapasitas & kualitas | 300 |
Dengan total investasi US$600 juta, GM menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi pemain utama di pasar otomotif Korea Selatan, sekaligus berupaya meningkatkan daya saing produk SUV kecilnya di panggung global.












