Project Seru Penuh Kejutan

Perang di Timur Tengah, Menguntungkan Rusia, Ekspor BM ke Asia Diperkirakan Mencapai Rekor Tertinggi

March 21, 2026 • 0 Views
Perang di Timur Tengah, Menguntungkan Rusia, Ekspor BM ke Asia Diperkirakan Mencapai Rekor Tertinggi
Perang di Timur Tengah, Menguntungkan Rusia, Ekspor BM ke Asia Diperkirakan Mencapai Rekor Tertinggi

PSPK – 21 Maret 2026 | Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran di Timur Tengah telah mengganggu aliran bahan bakar minyak (BM) dari wilayah tersebut.

Akibatnya, impor BM dari Rusia ke Asia mengalami lonjakan signifikan dan diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi bulan ini, dengan total lebih dari 3 juta ton atau setara 614.500 barel per hari, berdasarkan data Kpler dan LSEG.

Distribusi volume impor diperkirakan sebagai berikut:

  • Asia Tenggara: antara 1,7 juta hingga 1,9 juta ton.
  • China: sekitar 1,2 juta hingga 1,5 juta ton.

Para analis mencatat bahwa gangguan aliran BM, khususnya minyak bakar dengan sulfur tinggi (HSFO), lebih terasa dibandingkan dengan bahan bakar sulfur rendah karena blokade Selat Hormuz yang sekaligus menurunkan pasokan minyak mentah medium dan berat.

Pemerintah federal Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi terhadap minyak mentah dan produk petroleum Rusia yang disimpan di fasilitas penyimpanan terapung, dengan tujuan menurunkan harga energi. Importir energi di Asia memanfaatkan situasi tersebut untuk meningkatkan pasokan.

Jika gangguan ekspor energi dari Timur Tengah berlanjut, Rusia berisiko tidak dapat memenuhi permintaan Asia secara penuh. Penurunan tingkat produksi kilang di Timur Tengah dipicu oleh keterbatasan ruang penyimpanan serta penutupan praktis Selat Hormuz, yang memperparah kekhawatiran tentang ketersediaan minyak mentah.

Analisis pasar memperkirakan bahwa kondisi ini akan membuat pasar minyak tetap bullish selama beberapa minggu atau bulan ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *