PSPK – 18 Maret 2026 | Palembang, 17 Maret 2026 – Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho SIK SH MHum, Kapolda Sumatera Selatan, menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam menjaga keamanan yang berlandaskan pada keragaman budaya dengan mengunjungi Pura Agung Sriwijaya, tempat ibadah komunitas Hindu Bali di kota ini.
Kunjungan yang dilaksanakan di Jalan Seduduk Putih, Palembang, merupakan bagian dari upaya awal kepemimpinan Kapolda untuk membangun kepercayaan publik melalui dialog langsung dengan tokoh adat dan umat Hindu. Irjen Sandi ditemani jajaran pejabat utama Polda Sumsel, antara lain Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri, serta Kombes Pol Yusantiyo Sandhy.
Para tokoh adat dari Perkumpulan Adat Bali Sumatera Selatan (PABSS) menyambut hangat kedatangan Kapolda. Dalam sesi simekrama, Ketua Pembina PABSS, Dr. IGB Surya Negara, menegaskan kesiapan komunitas Hindu Bali untuk mendukung stabilitas wilayah sekaligus menyampaikan agenda keagamaan penting, seperti Piodalan Pura pada 2 April 2026 dan perayaan Hari Raya Nyepi.
Irjen Sandi menekankan bahwa keberagaman bukan sekadar fakta sosial, melainkan aset strategis dalam menjaga ketertiban. “Keberagaman adalah kekuatan kita bersama. Saya hadir bukan hanya sebagai Kapolda, tetapi sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Selatan. Mari kita jaga kerukunan dan keamanan wilayah ini,” ujarnya.
Kegiatan ini menegaskan arah kebijakan Polda Sumsel yang berfokus pada community policing, yaitu membangun kepercayaan publik, memperkuat jaringan sosial, dan meningkatkan deteksi dini potensi konflik. Pendekatan tersebut dianggap efektif untuk menciptakan keamanan berkelanjutan, terutama di wilayah dengan tingkat keragaman tinggi.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan bukti nyata komitmen institusi untuk melayani semua elemen masyarakat dengan pendekatan humanis. “Pendekatan humanis yang dilakukan Kapolda menjadi langkah konkret memperkuat stabilitas keamanan berbasis kebersamaan,” katanya.
Melalui sinergi lintas agama dan budaya, Polda Sumsel berharap dapat menjaga toleransi sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan dari tingkat daerah hingga nasional.










