PSPK – 15 Maret 2026 | Seoul – Pada Sabtu (15 Maret), pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama putrinya yang berusia sekitar 13 tahun, Kim Ju Ae, menyaksikan pelaksanaan uji tembak langsung sistem peluncur roket ganda di perairan lepas pantai timur Korea Utara. Kegiatan tersebut dilaporkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) sebagai respons terhadap latihan militer bersama Amerika Serikat dan Korea Selatan yang sedang berlangsung.
Foto-foto resmi menunjukkan Kim Jong Un dan Kim Ju Ae berjalan di sekitar truk peluncur berwarna hijau zaitun, memperhatikan proses peluncuran. Sejak akhir 2022, Kim Ju Ae kerap muncul di samping ayahnya dalam acara-acara militer penting, menimbulkan spekulasi internasional bahwa ia dipersiapkan sebagai penerus kepemimpinan.
- Latihan militer gabungan: Latihan “Freedom Shield” antara AS dan Korea Selatan diperkirakan akan berlangsung hingga 19 Maret, melibatkan simulasi pos komando dan operasi komputer.
- Reaksi Korea Selatan: Angkatan Udara Korea Selatan mengidentifikasi sekitar sepuluh rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Pyongyang menuju Laut Timur, menyebutnya sebagai provokasi yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Para pakar militer menilai bahwa peluncur roket berukuran besar milik Korea Utara mengaburkan batas antara artileri konvensional dan rudal balistik. Beberapa sistem tersebut konon dapat menghasilkan dorongan sendiri dan dipandu selama fase penerbangan, memungkinkan pengiriman hulu ledak nuklir.
Ketegangan di kawasan terus meningkat seiring dengan aksi balasan rutin Korea Utara terhadap latihan militer sekutu. Pengamatan langsung Kim Jong Un bersama putrinya menambah dimensi simbolik pada demonstrasi kekuatan militer tersebut, sekaligus menyoroti peran politik keluarga dalam rezim Pyongyang.










