PSPK – 12 Maret 2026 | Komisi XI DPR RI pada 12 Maret 2026 resmi menetapkan lima anggota baru Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2026‑2031 setelah melewati proses fit‑and‑proper test. Dari 10 kandidat yang diuji, lima nama terpilih akan diserahkan ke pimpinan DPR untuk dibahas dalam rapat paripurna.
Berikut profil singkat lima anggota Dewan Komisioner OJK yang akan memegang posisi strategis pada periode tersebut.
- Friderica Widyasari Dewi (Ketua DK OJK) – Lahir 28 November 1975, Friderica memiliki pengalaman luas di pasar modal dan jasa keuangan. Ia pernah menjabat Direktur Pengembangan di Bursa Efek Indonesia (2009‑2015), Direktur Keuangan dan kemudian Direktur Utama di Kustodian Sentral Efek Indonesia (2015‑2019), serta Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (2020‑2022). Ia memperoleh gelar doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dari UGM pada 2019. Sebelum menjadi Ketua, Friderica menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen (PEPK) dan koordinator Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal serta Indonesia Anti‑Scam Centre sejak 2023. Ia juga sempat menjadi Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK menggantikan Mahendra Siregar.
- Hernawan Bekti Sasongko (Wakil Ketua DK OJK) – Lulusan Universitas Kristen Indonesia dan magister RMIT Australia, Hernawan mengukir karier di Bank Indonesia, termasuk sebagai Senior Economist di New York (2003‑2006) dan Kepala Divisi Analis Ekonomi Senior Departemen Internasional (2010‑2013). Di OJK, ia pernah menjabat Deputi Komisioner Manajemen Strategis, Advisor Senior Strategic Committee, serta Deputi Komisioner Internasional dan Riset (2020‑2022). Sejak 2023 ia menjadi anggota Badan Supervisi OJK dan Komisaris Utama PT Kliring Berjangka Indonesia. Ia kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK menggantikan Mirza Adityaswara.
- Hasan Fawzi (Kepala Eksekutif PMDK OJK) – Lahir 27 April 1970 di Purwakarta, Hasan memulai karier di PT Kliring Depositori Efek Indonesia (1993‑1997) dan kemudian di KPEI, di mana ia menjabat Kepala Divisi Teknologi Informasi (1997‑2008) serta Direktur Utama selama dua periode (2012‑2018). Ia pernah menjadi Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (2018‑2022) dan Komisaris Utama di beberapa perusahaan sekuritas. Memegang gelar Magister Manajemen Universitas Indonesia (2008), sejak 2023 ia memimpin Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, dan kini ditugaskan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
- Dicky Kartikoyono (Kepala Eksekutif PEPK OJK) – Dilahirkan 19 Desember 1967, Dicky menyelesaikan studi Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI dan meraih magister Project Management dari George Washington University. Kariernya dimulai di Bank Indonesia pada 1995, termasuk sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola (2022‑2023) serta Kepala Perwakilan di London (2020‑2022). Pada 2 Mei 2023 ia menjadi Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, dan setelah lolos fit‑and‑proper test, ia diangkat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK.
- Adi Budiarso (Kepala Eksekutif ITSK‑IAKD OJK) – Memiliki latar belakang di Kementerian Keuangan, Adi menempuh pendidikan Diploma IV STAN, Master of Accounting di University of Southern California, dan Doctor of Business Administration di University of Canberra. Ia pernah memimpin Central Transformation Office Kemenkeu (2014‑2018) serta berbagai pusat kebijakan fiskal. Pada 13 Juni 2025, ia dilantik sebagai Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya di Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan. Kini ia memegang jabatan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK.
Dengan susunan dewan baru ini, OJK diharapkan dapat memperkuat regulasi, pengawasan, serta inovasi di sektor keuangan Indonesia, menjawab tantangan digitalisasi dan meningkatkan perlindungan konsumen.












