Project Seru Penuh Kejutan

Harga Minyak Dunia Menyentuh $120: BBM Subsidi Tetap Stabil, Bahlil dan Purbaya Janji Tanpa Kenaikan

March 10, 2026 • 0 Views
Harga Minyak Dunia Menyentuh $120: BBM Subsidi Tetap Stabil, Bahlil dan Purbaya Janji Tanpa Kenaikan
Harga Minyak Dunia Menyentuh $120: BBM Subsidi Tetap Stabil, Bahlil dan Purbaya Janji Tanpa Kenaikan

PSPK – 10 Maret 2026 | Harga minyak dunia kembali melambung tajam, hampir menembus angka $120 per barel pada awal Maret 2026. Lonjakan ini dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Amerika Serikat‑Israel dan Iran yang mengguncang pasar energi global. Meskipun harga Brent dan WTI mencatat kenaikan lebih dari 20 persen dalam seminggu terakhir, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kebijakan harga BBM subsidi tidak akan berubah menjelang Lebaran 2026.

Lonjakan Harga Minyak Global

Menurut laporan Reuters, pada Senin (9/3/2026) harga Brent untuk pengiriman Mei naik menjadi $111,04 per barel, sementara WTI untuk kontrak April mencapai $107,40 per barel. Ini menandai pertama kalinya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, harga minyak mentah dunia menembus ambang $100 per barel. Data Al Jazeera juga mencatat bahwa pada hari sebelumnya Brent sempat menyentuh lebih dari $114 per barel.

Respons Pemerintah Indonesia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa stok BBM dalam negeri tetap aman. “Problemnya kita sekarang bukan di stok, stok enggak ada masalah, sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di harga,” ujarnya saat konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta. Bahlil menambahkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan langkah‑langkah komprehensif untuk menahan dampak kenaikan harga minyak mentah, termasuk koordinasi intensif dengan Pertamina.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa belum ada keputusan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. “Kita masih memantau pergerakan harga minyak dunia dalam satu bulan ke depan. Jika ada perubahan signifikan, akan dievaluasi,” kata Purbaya di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Ia menekankan bahwa beban subsidi pada APBN masih berada dalam kisaran yang dapat ditanggung, mengingat Indonesia Crude Price (ICP) yang ditetapkan sebesar $70 per barel dalam APBN 2026.

Langkah-Langkah Mitigasi

  • Koordinasi intens antara Kementerian ESDM dan Pertamina untuk memastikan pasokan BBM tetap mencukupi, termasuk stok cadangan 21 hari.
  • Pengawasan ketat terhadap potensi panic buying dan penimbunan BBM di wilayah strategis.
  • Pemantauan harga minyak dunia secara real‑time melalui platform internasional seperti Bloomberg dan Reuters.
  • Penyesuaian kebijakan subsidi hanya bila harga minyak dunia stabil di atas $120 selama minimal satu bulan.

Dampak Ekonomi Nasional

Kenaikan harga minyak dunia berpotensi meningkatkan beban pada anggaran negara, terutama melalui subsidi BBM. Namun, dengan ICP yang relatif lebih rendah, pemerintah memperkirakan dampak inflasi dapat ditekan. Bank Indonesia juga memantau tekanan pada kurs rupiah, yang dapat terpengaruh oleh arus modal terkait harga energi.

Para analis pasar memperkirakan bahwa jika konflik di Selat Hormuz berlanjut, harga minyak dapat terus berfluktuasi di kisaran $110‑$130 per barel. Dalam skenario tersebut, pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga BBM melalui subsidi yang masih dibiayai APBN, sambil mendorong efisiensi energi dan diversifikasi sumber energi terbarukan.

Dengan kebijakan yang bersifat preventif dan koordinasi lintas kementerian, pemerintah berharap dapat melindungi konsumen dari lonjakan harga BBM sekaligus menjaga kestabilan fiskal negara selama periode menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Secara keseluruhan, meskipun harga minyak dunia mendekati $120 per barel, Indonesia masih berada pada posisi yang relatif aman berkat stok BBM yang memadai, kebijakan subsidi yang fleksibel, dan strategi mitigasi yang terkoordinasi antara Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, serta perusahaan energi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *