Project Seru Penuh Kejutan

Insentif Rp7,5 Miliar untuk 6.000 Guru TPQ-Madin Mojokerto, BPJS Ketenagakerjaan Difasilitasi

May 31, 2026 • 0 Views
Insentif Rp7,5 Miliar untuk 6.000 Guru TPQ-Madin Mojokerto, BPJS Ketenagakerjaan Difasilitasi
Insentif Rp7,5 Miliar untuk 6.000 Guru TPQ-Madin Mojokerto, BPJS Ketenagakerjaan Difasilitasi

PSPK – 31 Mei 2026 | Guru TPQ–Madin di Mojokerto Dapat Insentif Rp7,5 Miliar, Sekaligus Difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan menjadi sorotan utama ketika Bupati Muhammad Albarraa menyerahkan paket bantuan kepada ribuan pendidik agama pada Selasa pagi di Pendopo Graha Maja Tama. Penyerahan tersebut menandai komitmen pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pengajar yang menjadi tulang punggung pendidikan karakter generasi muda.

Latar Belakang Insentif

Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyiapkan anggaran sebesar Rp7,5 miliar untuk memberi insentif kepada sekitar 6.000 guru Taman Pendidikan Al‑Quran (TPQ) dan Madrasah Diniyah (Madin) yang tersebar di seluruh wilayah. Menurut Bupati, jumlah penerima tidak berkurang dibandingkan tahun sebelumnya, menegaskan konsistensi kebijakan dukungan terhadap tenaga pengajar agama. “Penerimanya sebanyak 6.000, total anggarannya kurang lebih Rp7 miliar. Kemudian tidak hanya guru TPQ, Madin juga begitu,” ujar Gus Bupati.

Insentif ini dirancang tidak semata‑mata sebagai tambahan penghasilan, melainkan sebagai pengakuan atas peran penting guru dalam membentuk karakter dan akhlak anak‑anak. Pendidikan agama yang diberikan oleh para ustaz dan ustazah dipandang sebagai fondasi moral bagi masa depan Kabupaten Mojokerto.

Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan

Selain insentif tunai, para guru TPQ‑Madin juga menerima perlindungan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Mojokerto, Tatang Mahendrata, menjelaskan bahwa pemerintah mengalokasikan iuran khusus untuk 6.000 guru tersebut. Setiap guru akan mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp10.000 per bulan serta Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp6.800 per bulan. Pelaksanaan program difasilitasi oleh kantor BPJS Ketenagakerjaan wilayah Mojokerto, memastikan proses pencairan iuran berjalan lancar.

Dengan adanya jaminan sosial, guru TPQ‑Madin tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga rasa aman dalam menjalankan tugas mereka. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan profesionalitas tenaga pengajar, serta menurunkan risiko ekonomi bagi keluarga mereka.

Harapan dan Dampak bagi Pendidikan Agama

Forum Komunikasi Pendidikan Al‑Quran (FKPQ) Kabupaten Mojokerto sekaligus meluncurkan program “Sang Aji Rasa” atau “Santri Giat Ngaji dan Rajin Salat” dalam rangka memperkuat pendidikan karakter berbasis keagamaan. Program ini mendapat apresiasi Bupati yang menilai bahwa kegiatan religius dapat mencegah perbuatan fasik dan memperkuat moralitas anak.

Secara keseluruhan, kebijakan insentif dan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan diharapkan memberikan dampak multipel: meningkatkan kesejahteraan guru, menurunkan tingkat keluar‑masuk tenaga pengajar, dan memperkuat kualitas pendidikan agama di tingkat akar rumput. Dengan dukungan anggaran yang konsisten, pemerintah Mojokerto menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam menyiapkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.

Guru TPQ‑Madin di Mojokerto Dapat Insentif Rp7,5 Miliar, Sekaligus Difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya sekadar angka, melainkan wujud nyata investasi pemerintah pada sumber daya manusia yang berperan penting dalam membentuk moral bangsa. Keberlanjutan program ini akan menjadi indikator utama keberhasilan kebijakan daerah dalam mengangkat kualitas pendidikan agama dan kesejahteraan tenaga pengajarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *