PSPK – 22 Mei 2026 | Polisi Ungkap Pesan Suara Kim Soo-hyun Manipulasi AI, Tangkap Kim Se-ui sebagai Tersangka dalam kasus kontroversi yang melibatkan aktris Kim Sae-ron. Kepolisian menyebut file suara milik mendiang aktris Kim Sae-ron telah dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Rekaman suara itu berisi pengakuan bahwa Sae-ron masih di bawah umur ketika mulai menjalin hubungan dengan Soo-hyun.
Latar Belakang Kasus
Sae-ron meninggal karena bunuh diri pada Februari 2025. Insiden itu memicu tuduhan bahwa Soo-hyun turut bertanggung jawab atas kematiannya. Hal itulah yang menyeret Soo-hyun pada kontroversi yang menghentikan karier aktingnya. Ia terakhir meraih popularitas besar lewat perannya dalam serial drama Queen of Tears pada 2024.
Penyelidikan Polisi
Polisi telah melakukan penyelidikan atas kasus ini sejak 2025. Dalam perkembangan terbaru, polisi mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Kim Se-ui, kepala kanal YouTube kontroversial HoverLab, Rabu (20/5). Penangkapan dilakukan atas dugaan pencemaran nama baik Soo-hyun dengan menyebarkan klaim palsu mengenai hubungan masa lalunya dengan mendiang aktris tersebut.
Penangkapan Kim Se-ui
Polisi Ungkap Pesan Suara Kim Soo-hyun Manipulasi AI, Tangkap Kim Se-ui sebagai Tersangka setelah melakukan penyelidikan yang mendalam. Kim Se-ui disebut menyebarkan informasi palsu dengan tujuan mencemarkan nama baik Soo-hyun, meskipun mengetahui dengan jelas bahwa sang aktor tidak pernah berkencan dengan mendiang saat ia masih di bawah umur.
Kesimpulan Kasus
Polisi Ungkap Pesan Suara Kim Soo-hyun Manipulasi AI, Tangkap Kim Se-ui sebagai Tersangka merupakan langkah penting dalam memecahkan kasus kontroversi ini. Dengan adanya bukti manipulasi AI, polisi dapat membuktikan bahwa Soo-hyun tidak bersalah dalam kasus ini. Polisi Ungkap Pesan Suara Kim Soo-hyun Manipulasi AI, Tangkap Kim Se-ui sebagai Tersangka juga menunjukkan bahwa kepolisian serius dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan manipulasi informasi.












