PSPK – 22 April 2026 | Pemerintah Kota Serang mengumumkan rencana revitalisasi total kawasan Alun‑Alun, menggabungkan Alun‑Alun Barat dan Alun‑Alun Timur menjadi satu zona terpadu. Konsep yang diusung mengedepankan desain modern namun tetap melestarikan fungsi sebagai ruang publik dan tempat upacara.
Walikota Budi Rustandi menegaskan bahwa titik fokus visual akan berupa replika golok khas Banten yang diletakkan di tengah area. Desain golok akan dimodifikasi agar ramah dilihat semua kalangan, termasuk anak‑anak.
Selain ikon golok, area ini akan dihiasi dengan air mancur menari berlampu warna‑warna, pencahayaan jalan modern, serta berbagai fasilitas pendukung, antara lain:
- Food court dengan pilihan kuliner lokal dan nasional
- Taman bermain anak
- Lintasan lari dan jalur pejalan kaki
- Lapangan tenis untuk aktivitas olahraga
- Gedung parkir lima lantai yang dibangun melalui kerja sama pihak ketiga tanpa mengandalkan APBD
Pembangunan juga mencakup penataan total jalan lingkungan, penutupan jalur kendaraan di tengah alun‑alun sehingga area tersebut khusus untuk pejalan kaki, serta penggunaan paving block sebagai material jalan untuk memberikan nuansa klasik‑modern.
Perbaikan trotoar yang rusak akibat akar pohon atau faktor lain juga termasuk dalam paket kerja. Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan, proyek masih dalam tahap persiapan lelang dan review inspektorat, dengan target lelang selesai segera dan pembangunan fisik dimulai pada Mei 2026.
Studi perencanaan menunjukkan bahwa kawasan alun‑alun bukan termasuk cagar budaya atau bangunan bersejarah, sehingga revitalisasi dapat dilaksanakan sesuai rencana. Pemerintah berharap proyek ini akan menyempurnakan wajah pusat kota, meningkatkan kenyamanan warga, serta memacu aktivitas ekonomi lokal.












