PSPK – 19 April 2026 | Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemulihan lahan sawah yang rusak akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini penting untuk mengembalikan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan di wilayah terdampak.
| Provinsi | Total Sawah (ha) | Rehabilitasi (ha) |
|---|---|---|
| Aceh | 31.464 | 42 |
| Sumatera Utara | 7.336 | 170 |
| Sumatera Barat | 3.902 | 1.089 |
Selain rehabilitasi, proses pembersihan lumpur juga telah mencapai kemajuan signifikan. Di Aceh, 480 dari 519 lokasi sudah bersih, menyisakan 39 lokasi yang masih dalam pengerjaan. Di Sumatera Utara, 20 dari 23 lokasi selesai dibersihkan, sementara 3 lokasi masih diproses. Di Sumatera Barat, seluruh 29 lokasi terdampak telah selesai dibersihkan.
Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menekankan bahwa rehabilitasi sawah tidak hanya melibatkan perbaikan fisik, tetapi juga penguatan legalitas melalui pemutakhiran data pertanahan. Ia mengajak pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan kantor ATR/BPN setempat agar proses pendataan ulang lahan dapat berjalan cepat dan tepat.












