PSPK – 18 April 2026 | Gading Serpong terus bertransformasi menjadi destinasi urban yang dinamis di Tangerang Raya. Salah satu magnet terbarunya adalah Hampton Square, sebuah open‑concept lifestyle hub yang menawarkan pengalaman berbeda dari pusat perbelanjaan konvensional.
Hampton Square dibangun oleh Paramount Land sebagai bagian dari Manhattan District, kawasan bisnis seluas 22 hektare yang dirancang menjadi epicentrum aktivitas baru. Dengan luas sekitar 2 hektare, kawasan ini mengusung konsep commercial terintegrasi yang menghubungkan semua area lewat jalur pedestrian yang nyaman.
Beragam tenant kuliner dan lifestyle menghuni Hampton Square, antara lain restoran keluarga Wuji yang menyajikan masakan Cantonese modern, Gudeg Mercon Bu Prih dengan cita rasa Jawa Tengah, serta konsep internasional seperti HAVA. Di sisi lain, layanan seperti Nobu.y Salon melayani komunitas ekspatriat, terutama dari Jepang.
- Wuji – modern Cantonese restaurant
- Gudeg Mercon Bu Prih – kuliner khas Jawa Tengah
- HAVA – konsep internasional
- Nobu.y Salon – layanan kecantikan dengan pelanggan ekspatriat
- Berbagai kafe, restoran, serta layanan gaya hidup lainnya
Sektor lifestyle juga berkembang pesat. Hampton Square rutin menyelenggarakan workshop, festival kuliner, pertunjukan musik, serta kelas kebugaran seperti pilates dan poundfit. Area terbuka yang pet‑friendly menambah nilai bagi keluarga yang ingin bersantai.
Kawasan ini tidak berdiri sendiri. Di dalam Manhattan District terdapat area komersial seperti Hampton Avenue, Hampton Promenade, dan The Hudson, semua terhubung melalui jalur pedestrian dan sistem parkir terbuka (gateless). Lokasinya di Jalan Boulevard Gading Serpong memberikan akses mudah ke BSD City dan wilayah Jabodetabek lainnya.
Riset Colliers Indonesia menunjukkan pergeseran fokus peritel ke konsep berbasis pengalaman. Menurut pengamat properti Ferry Salanto, keberlangsungan bisnis ritel kini sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara peritel dan pengelola kawasan, serta penyediaan fasilitas rekreasi dan area interaktif untuk memperpanjang durasi kunjungan.
Respons tenant juga positif. Manajer Wuji mencatat peningkatan jumlah pelanggan sejak pembukaan pada Oktober 2025, sementara pemilik Gudeg Mercon Bu Prih mengonfirmasi trafik pengunjung yang kuat terutama pada akhir pekan.
Dengan lebih dari 120 ribu penghuni serta lalu lintas kendaraan mencapai lebih dari 15.000 kendaraan per jam, Gading Serpong memiliki fondasi pasar yang solid. Konsep “Everything is Here” yang diusung Paramount Land menjanjikan integrasi antara hunian, bisnis, dan fasilitas kota dalam satu ekosistem terpadu.
Ke depannya, Hampton Square diproyeksikan akan terus berkembang menjadi pusat aktivitas baru, bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang interaksi sosial dan gaya hidup modern bagi masyarakat urban.












