PSPK – 12 April 2026 | Dalam rangka Muktamar XXI Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) yang digelar di Serang pada 11 April 2026, Nana Sumarna selaku Ketua Dewan Pengurus Wilayah Generasi Muda (GEMA MA) DKI Jakarta menegaskan bahwa kepemimpinan kolaboratif lintas generasi menjadi kunci utama organisasi ke depan.
Sementara itu, generasi muda membawa energi baru, kreativitas, dan literasi teknologi. Mereka menjadi ujung tombak dalam dakwah digital, pengelolaan media sosial, serta penjangkauan kepada milenial dan Gen Z.
Kolaborasi lintas generasi menawarkan beberapa keuntungan:
- Transfer pengetahuan dan nilai tradisional secara berkelanjutan.
- Inovasi dalam metode dakwah yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
- Sinergi kebijakan yang berakar pada nilai tradisional namun adaptif.
Namun, Nana mengingatkan adanya tantangan jika kolaborasi tetap bersifat seremonial. Ia menekankan perlunya mengubah kolaborasi menjadi substantif, dengan memberikan ruang keputusan yang lebih besar bagi generasi muda, sekaligus pengawasan dan contoh keteladanan dari generasi tua.
Dengan mengoptimalkan sinergi ini, PBMA diharapkan dapat tetap kuat dalam menjaga identitas keagamaan sekaligus menjadi organisasi yang responsif terhadap dinamika sosial dan teknologi.










