PSPK – 16 Juni 2026 | Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, sebuah peristiwa memilukan terjadi yang membuat publik terkejut. Viral Bocah di Jakarta Ditempelkan ke Tiang Listrik sampai Kesetrum, menjadi sorotan utama setelah seorang bocah berumur 6 tahun, MWP, asal Kelurahan Kramat, Jakarta Pusat, mengalami persekusi yang sangat mengerikan. Kejadian ini terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026, dan hingga kini masih mengundang rasa penasaran serta keprihatinan masyarakat.
Berdasarkan informasi dari nenek korban, Linda Reselin, saat ini MWP sudah sadar setelah mengalami koma di RSCM. Namun, trauma mendalam menyisakan ketakutan yang luar biasa setiap kali ia bertemu dengan orang lain. “Kalau sekarang cucu saya sudah sadar tapi dia masih takut kalau bertemu orang,” ungkap Linda dengan penuh haru pada Rabu, 10 Juni 2026.
Peristiwa ini direkam oleh kamera CCTV yang terpasang di area taman Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Dalam rekaman tersebut, terlihat dua remaja yang berinisial LNG dan RVN membawa MWP dan menempelkannya ke tiang listrik. Tiang listrik yang bocor itu menyebabkan bocah malang tersebut tersengat aliran listrik, mengalami kejang-kejang, dan akhirnya pingsan.
Kronologi Kejadian
Linda menceritakan bahwa cucunya sempat diseret dan dibawa ke tiang listrik yang ternyata memiliki aliran listrik bocor. “Saya lihat CCTV yang ada di dalam taman. Ternyata di dalam rekaman terlihat cucu saya dipersekusi oleh dua orang yang diketahui berinisial LNG dan RVN. Cucu saya sempat diseret, dan dibawa ke tiang yang ternyata tiang tersebut ada aliran listriknya hingga menyebabkan cucu saya kesetrum,” jelasnya.
Seorang warga setempat, Asep, juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa taman di mana insiden itu terjadi telah ditutup untuk mencegah kejadian serupa. “Hingga saat ini memang masih ditutup. Diketahui yang melakukan persekusi adalah remaja SMA dan anak SMP,” kata Asep.
Reaksi Masyarakat dan Penegakan Hukum
Peristiwa ini tentu saja mengundang reaksi keras dari masyarakat. Banyak yang mengecam tindakan kejam tersebut dan meminta agar pihak berwenang segera menindaklanjuti kasus ini. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pelaku yang ditangkap. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi dan keprihatinan di kalangan masyarakat tentang keefektifan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan terhadap anak.
Keberanian Linda untuk melaporkan kejadian ini patut diacungi jempol, meskipun ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa cucunya menjadi korban persekusi yang sangat menyedihkan. Kasus Viral Bocah di Jakarta Ditempelkan ke Tiang Listrik sampai Kesetrum ini bukan hanya tentang satu anak, melainkan juga mencerminkan masalah sosial yang lebih besar yang harus segera ditangani oleh pemerintah dan masyarakat.
Kesimpulan
Peristiwa yang dialami MWP adalah pengingat akan pentingnya melindungi anak-anak dari kekerasan dan persekusi. Masyarakat diharapkan lebih peduli dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar, serta mendorong penegakan hukum yang tegas terhadap setiap pelaku kejahatan. Hanya dengan kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak.












