Project Seru Penuh Kejutan

Wayan Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Barang Ekspor

May 20, 2026 • 0 Views
Wayan Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Barang Ekspor
Wayan Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Barang Ekspor

PSPK – 20 Mei 2026 | Wayan Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Barang Ekspor dengan memanfaatkan limbah kayu pantai menjadi produk kerajinan bernilai tinggi. Di tangan Wayan Sudira, limbah kayu laut tersebut tidak berhenti sebagai masalah lingkungan, tetapi menjadi peluang untuk menghadirkan karya, membuka ruang ekonomi, sekaligus membantu upaya pemerintah dalam mengurangi sampah pantai.

Proses Pengolahan Limbah Kayu Pantai

Wayan Sudira bersama pegawai PNM Mekaar telah mengolah limbah kayu laut menjadi produk kerajinan bernilai jual tinggi, sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, poin 14 tentang menjaga ekosistem laut.

Peran PNM ULaMM Denpasar

Sejak bergabung dengan PNM ULaMM pada 2017, Wayan mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan usaha secara rutin. Dukungan tersebut turut memperkuat langkah Ulu Sari Handicraft untuk berkembang lebih terarah. Kini, usaha yang ia bangun telah memiliki dua workshop yang berlokasi di Singaraja dan Tegallalang, serta mempekerjakan 45 karyawan saat itu.

Pengembangan Usaha

Tidak sedikit dari mereka merupakan saudara, masyarakat sekitar, hingga mantan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja saat pandemi COVID-19. Siapa sangka, dari yang semulanya persoalan lingkungan, lahir ruang penghidupan baru bagi banyak keluarga. Di saat pandemi membuat banyak usaha mikro dan kecil melemah, Ulu Sari Handicraft justru mendapatkan permintaan yang semakin besar dari pasar mancanegara.

Pengakuan Wayan Sudira

Bagi Wayan, capaian tersebut bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang rasa syukur karena dapat mengubah sesuatu yang sebelumnya dianggap sisa menjadi manfaat bagi lingkungan dan sesama. Wayan Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Barang Ekspor dengan memanfaatkan limbah kayu pantai menjadi produk kerajinan bernilai tinggi, membuktikan bahwa Wayan Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Barang Ekspor dapat menjadi contoh bagi pengembangan usaha lainnya.

Kisah ini menjadi contoh bagaimana pembiayaan dan pendampingan PNM dapat memperluas dampak usaha mikro dan kecil, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan. Wayan Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Barang Ekspor telah membuktikan bahwa pemberdayaan dapat tumbuh dari kepekaan terhadap persoalan di sekitar. Limbah pantai yang semula menjadi tantangan, diolah menjadi produk bernilai, membuka lapangan kerja bagi masyarakat, serta membantu keluarga untuk ikut bertumbuh bersama usaha tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *