Project Seru Penuh Kejutan

Tak Cuma Kurban! Ini Deretan Tradisi Unik Iduladha di Asia yang Bikin Takjub, dari Festival Kuliner hingga Ziarah Leluhur

May 29, 2026 • 0 Views
Tak Cuma Kurban! Ini Deretan Tradisi Unik Iduladha di Asia yang Bikin Takjub, dari Festival Kuliner hingga Ziarah Leluhur
Tak Cuma Kurban! Ini Deretan Tradisi Unik Iduladha di Asia yang Bikin Takjub, dari Festival Kuliner hingga Ziarah Leluhur

PSPK – 29 Mei 2026 | Perayaan Iduladha atau Hari Raya Kurban selalu menjadi momen sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia. Tak terkecuali di berbagai negara Asia yang kaya akan keragaman budaya dan tradisi. Simak, Ragam Tradisi Unik Iduladha di Negara-Negara Asia LPP RRI yang menghadirkan gambaran menarik tentang bagaimana masing-masing negara merayakan hari raya ini dengan sentuhan lokal yang khas. Dari penyembelihan hewan kurban yang khidmat hingga festival budaya yang meriah, setiap negara memiliki cara tersendiri untuk menghayati makna pengorbanan dan kebersamaan.

Perayaan Iduladha di Asia bukan sekadar soal ibadah semata. Momen ini juga menjadi cerminan kekayaan tradisi budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Mulai dari tradisi kuliner, festival budaya, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan, semuanya saling berpadu menciptakan nuansa perayaan yang istimewa. Berikut liputan lengkap mengenai Simak, Ragam Tradisi Unik Iduladha di Negara-Negara Asia LPP RRI yang dirangkum dari berbagai sumber.

Malaysia: Ketupat, Lemang, dan Kompaknya Baju Melayu

Di negeri jiran Malaysia, perayaan Iduladha dimulai dengan salat berjamaah yang diikuti oleh ribuan umat Muslim di masjid-masjid dan surau di seluruh penjuru negara. Setelah melaksanakan salat, masyarakat kemudian menunaikan penyembelihan hewan kurban. Daging kurban yang telah disembelih lalu dibagikan secara merata kepada keluarga, tetangga, serta masyarakat kurang mampu sebagai wujud nyata dari semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Yang membuat perayaan Iduladha di Malaysia begitu istimewa adalah penggunaan pakaian tradisional seperti baju Melayu dan baju kurung yang dikenakan oleh masyarakat. Pakaian-pakaian ini memberikan warna tersendiri dalam suasana hari raya. Tidak ketinggalan, hidangan khas seperti ketupat dan lemang menjadi sajian utama yang wajib hadir di setiap meja makan keluarga Malaysia pada hari tersebut. Aroma harum lemang yang dibakar di dalam bambu pun seolah menjadi penanda bahwa hari raya telah tiba.

Singapura: Festival Makanan Multietnis yang Memukau

Meskipun memiliki populasi Muslim yang lebih kecil dibandingkan negara-negara tetangga, Singapura tetap merayakan Iduladha dengan penuh khidmat dan kemeriahan. Penyembelihan hewan kurban dilakukan di sejumlah masjid yang tersebar di berbagai wilayah, dan dagingnya kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Namun, ada satu tradisi yang sangat menarik perhatian di Singapura, yakni festival makanan yang menghadirkan sajian dari berbagai etnis. Festival ini bukan hanya sekadar ajang kuliner, melainkan juga menjadi simbol keberagaman budaya yang hidup berdampingan secara harmonis di negara tersebut. Melalui tradisi ini, Iduladha di Singapura menjadi lebih dari sekadar perayaan agama — ia menjadi perayaan persatuan dan toleransi antarumat beragama serta etnis.

Brunei Darussalam: Silaturahmi, Ziarah, dan Sajian Ambuyat

Brunei Darussalam, sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, memiliki tradisi Iduladha yang sangat identik dengan silaturahmi dan rasa syukur. Setelah menunaikan salat Iduladha, masyarakat Brunei biasanya melakukan ziarah ke makam keluarga sebagai bentuk penghormatan dan pengingat kepada para leluhur yang telah mendahului mereka.

Penyembelihan hewan kurban di Brunei dilakukan dengan penuh perhatian dan ketelitian, sebelum dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Setelah rangkaian ibadah selesai, keluarga-keluarga berkumpul untuk menikmati jamuan bersama. Salah satu hidangan yang khas dan wajib hadir di meja makan masyarakat Brunei saat Iduladha adalah ambuyat, yakni makanan berbahan dasar sagu yang teksturnya mirip dengan papeda dari Indonesia Timur. Hidangan ini menjadi simbol kebersamaan dan kehangatan keluarga besar Brunei.

Thailand Selatan: Pesta Budaya yang Meriah

Di Thailand bagian selatan, khususnya di wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Iduladha dirayakan melalui festival budaya yang sangat meriah. Selain penyembelihan hewan kurban yang menjadi inti perayaan, masyarakat setempat juga menggelar berbagai kegiatan budaya yang memukau, mulai dari tarian tradisional, pertunjukan musik, hingga pameran seni yang menampilkan karya-karya lokal.

Festival budaya ini menjadi bukti nyata bahwa ajaran agama dan kekayaan budaya lokal dapat bersinergi secara indah. Masyarakat Thailand Selatan menunjukkan bahwa merayakan Iduladha tidak harus kehilangan identitas budaya, justru sebaliknya — tradisi agama dapat diperkaya dengan nuansa budaya yang membuatnya semakin bermakna.

India: Suasana Khas Tawar-Menawar Hewan Kurban

India, negara dengan populasi Muslim terbesar ketiga di dunia, memiliki tradisi Iduladha yang tak kalah unik. Umat Muslim di berbagai kota di India merayakan Hari Raya Kurban dengan melaksanakan salat berjamaah secara massal. Di New Delhi, misalnya, ribuan jamaah memadati Masjid Jama yang bersejarah untuk menunaikan salat Iduladha. Pemandangan ini menjadi salah satu momen paling ikonik dalam perayaan Iduladha di India.

Yang menarik, pedagang kambing terlihat memenuhi jalan-jalan menuju masjid untuk menawarkan hewan kurban kepada masyarakat. Tradisi tawar-menawar hewan kurban ini menjadi bagian tak terpisahkan dari suasana khas Iduladha di India. Suasana pasar yang ramai, teriakan para pedagang, dan antusiasme calon pembeli menciptakan atmosfer yang sangat berbeda dan otentik.

Bangladesh: Doa di Lapangan Terbuka dalam Skala Masif

Di Bangladesh, jutaan umat Muslim merayakan Iduladha di lapangan terbuka dan masjid-masjid sambil memanjatkan doa kepada Allah SWT. Pemandangan jutaan orang berkumpul di ruang terbuka untuk bersujud bersama merupakan pemandangan yang mengharukan dan menggambarkan betapa besarnya semangat kebersamaan umat Islam di negara tersebut.

Tidak hanya itu, jutaan hewan ternak juga disembelih di seluruh Bangladesh sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Kurban. Daging kurban kemudian didistribusikan secara luas kepada masyarakat, termasuk mereka yang kurang mampu, sehingga semangat berbagi benar-benar terwujud dalam skala yang sangat besar.

Pengorbanan dan Kebersamaan: Benang Merah Tradisi Iduladha di Asia

Merangkum Simak, Ragam Tradisi Unik Iduladha di Negara-Negara Asia LPP RRI, terlihat jelas bahwa setiap negara memiliki cara yang beragam dan khas dalam merayakan hari raya kurban. Namun, di balik semua perbedaan tradisi tersebut, terdapat benang merah yang menyatukan seluruh negara, yakni semangat pengorbanan dan kebersamaan.

Tradisi-tradisi unik ini membuktikan bahwa ajaran Islam mampu beradaptasi dan berpadu dengan kearifan lokal tanpa mengurangi esensi ibadah itu sendiri. Simak, Ragam Tradisi Unik Iduladha di Negara-Negara Asia LPP RRI menjadi pengingat bahwa meskipun umat Muslim di Asia memiliki latar belakang budaya yang berbeda-beda, nilai-nilai universal seperti keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama tetap menjadi fondasi utama dalam setiap perayaan Iduladha. Dari Malaysia hingga Bangladesh, dari Singapura hingga India, tradisi unik Iduladha terus hidup dan berkembang, memperkaya khazanah budaya sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *