Project Seru Penuh Kejutan

Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni: Langkah Stabilisasi Ekonomi

May 20, 2026 • 0 Views
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni: Langkah Stabilisasi Ekonomi
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni: Langkah Stabilisasi Ekonomi

PSPK – 20 Mei 2026 | Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni merupakan salah satu kebijakan yang diambil oleh Bank Indonesia (BI) untuk memperkuat stabilitas rupiah yang terus melemah sejak memanasnya perang di Timur Tengah pada Februari 2026.

Latar Belakang

Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni ini diambil karena rupiah yang terus melemah akibat ketidakpastian global, terutama konflik di Timur Tengah yang memengaruhi harga minyak dan arus modal keluar dari negara berkembang.

Kebijakan BI

BI menetapkan batas pembelian dolar tanpa underlying menjadi maksimal US$ 25 ribu per pelaku per bulan mulai Juni 2026. Sebelumnya, batas pembelian dolar tanpa underlying ditetapkan sebesar US$ 100 ribu, kemudian diturunkan menjadi US$ 50 ribu pada April 2026.

Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni ini merupakan bagian dari tujuh langkah BI dalam menjaga stabilitas rupiah, termasuk pengetatan aturan transaksi valas.

Proyeksi dan Dampak

Dengan penurunan batas pembelian dolar tanpa underlying, BI memproyeksikan proporsi pembelian dolar tanpa underlying akan turun menjadi sekitar 3,5%. Pembelian dolar tanpa underlying tetap diperbolehkan, namun penurunan batas dilakukan agar benar-benar didasarkan pada kebutuhan riil.

Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas rupiah dan menjaga keseimbangan antara pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni merupakan salah satu langkah yang diambil oleh BI untuk menghadapi gejolak ekonomi global dan menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *