PSPK – 06 Mei 2026 | Pemerintah telah membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi online.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan bahwa pihaknya telah masuk sebagai salah satu investor di GoTo sejak lama. Rosan menjelaskan bahwa cara tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menyejahterakan para pengemudi online.
Pemberian kesejahteraan yang dimaksud seperti pemberian BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, termasuk Bantuan Hari Raya (BHR) yang lebih tinggi diberikan dari tahun sebelumnya.
Investasi Pemerintah di GoTo
Investasi pemerintah di GoTo dilakukan secara bertahap dan belum dapat merinci total kepemilikan saham. Namun, pemerintah menegaskan orientasi utamanya tetap pada keberlanjutan bisnis sekaligus peningkatan kesejahteraan mitra.
Selain perlindungan sosial dan peningkatan bonus, pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan lanjutan, termasuk implementasi batas maksimal potongan aplikasi sebesar 8 persen sesuai arahan Presiden Prabowo.
Dampak Investasi Pemerintah
Dengan investasi pemerintah di GoTo, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi online dan meningkatkan keberlanjutan bisnis.
CEO GoTo, Andre Soelistyo, mengatakan bahwa perusahaan sangat menghargai kepercayaan pemerintah dengan memilih GoTo sebagai salah satu platform untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Investasi pemerintah di GoTo juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor lain untuk berinvestasi di perusahaan yang sama.
Dengan demikian, investasi pemerintah di GoTo dapat membantu meningkatkan perekonomian negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.












