PSPK – 31 Mei 2026 | Kasdam XIV Hasanuddin Antar Kepergian Kolonel Inf (Purn) Muharwen Dengan Prosesi Militer Penuh Kehormatan menjadi sorotan utama pada Jumat (29/5/2026) di TPU Dusun Ganrangbatu Selatan, Desa Kayuloe Timur, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto. Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M., menampilkan serangkaian ritual militer yang menggambarkan rasa hormat mendalam terhadap seorang purnawirawan TNI AD yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara.
Rangkaian Upacara dan Kehadiran Pejabat
Prosesi dimulai dengan pemberian salam hormat, penurunan bendera setengah tiang, dan penghormatan terakhir kepada jenazah oleh para prajurit. Turut hadir dalam upacara tersebut Pamen Ahli Bidang OMP Dam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Rudi Antonomi Rahman, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H., serta Kasdim 1425 Jeneponto dan jajaran PJU Kodim serta Polres Jeneponto. Keluarga besar Almarhum, personel Kodim 1425, dan Persit Kartika Chandra Kirana juga mengiringi proses hingga selesai.
Makna Prosesi Militer Penuh Kehormatan
Setiap langkah dalam Kasdam XIV Hasanuddin Antar Kepergian Kolonel Inf (Purn) Muharwen Dengan Prosesi Militer Penuh Kehormatan dirancang untuk menegaskan nilai-nilai disiplin, kesetiaan, dan pengabdian. Inspektur Upacara melakukan penimbunan liang terakhir secara simbolis, diikuti dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga oleh keluarga serta peserta upacara. Suasana hening, doa, dan haru menyelimuti area pemakaman, menandakan penghormatan terakhir bagi sang prajurit.
Pernyataan Brigjen Sugeng Hartono
Dalam sambutan resmi, Brigjen TNI Sugeng Hartono mengungkapkan bahwa Almarhum Kolonel Inf (Purn) Muharwen bukan hanya rekan sesama prajurit, melainkan sahabat seperjuangan sejak masa Akademi Militer (AKMIL). “Kami sama-sama digembleng di AKMIL dan dilantik pada tahun 1991. Beliau adalah sosok yang baik, tenang, dan penuh loyalitas dalam pengabdian,” kata Kasdam XIV Hasanuddin dengan penuh haru. Ia menegaskan bahwa Kasdam XIV Hasanuddin Antar Kepergian Kolonel Inf (Purn) Muharwen Dengan Prosesi Militer Penuh Kehormatan merupakan wujud penghargaan institusi kepada almarhum atas dedikasi yang tak ternilai.
Penghargaan Terhadap Pengabdian
Menurut Brigjen Sugeng Hartono, setiap pengabdian prajurit meninggalkan jejak kehormatan dan keteladanan bagi generasi penerus. “Atas nama keluarga besar TNI AD dan Kodam XIV Hasanuddin, kami menyampaikan rasa duka yang mendalam. Mari bersama-sama mendoakan agar Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tegasnya. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya rasa kebersamaan dan solidaritas dalam komunitas militer.
Kesimpulan
Kasdam XIV Hasanuddin Antar Kepergian Kolonel Inf (Purn) Muharwen Dengan Prosesi Militer Penuh Kehormatan tidak hanya menjadi upacara pemakaman, melainkan simbol penghargaan atas pengabdian seumur hidup. Upacara tersebut menegaskan nilai-nilai militer yang dijunjung tinggi, sekaligus memberikan dukungan moral bagi keluarga almarhum. Dengan demikian, prosesi ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi TNI menghormati dan mengabadikan jasa para pahlawan dalam sejarah bangsa Indonesia.












