Perjalanan Spiritual Bhikkhu Thudong
PSPK – 25 Mei 2026 | Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo, merupakan momen yang sangat spesial bagi umat Buddha di Indonesia. Bhikkhu Thudong bersama puluhan biksu lainnya melakukan perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Perjalanan ini merupakan kali pertama Bhikkhu Thudong melakukan perjalanan menjelang Hari Raya Waisak 2026 singgah di Solo. Anggota Panitia Bersama Waisak Chanda Jati mengatakan setidaknya akan ada 55 bhikkhu yang akan tiba di Solo, berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara yang sedang melakukan perjalanan suci ke Candi Borobudur.
Perjalanan dari Timur
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo, memilih rute yang berbeda dari biasanya. Mereka memulai perjalanan dari Bali, dilanjutkan ke Surabaya, dan kemudian menuju Candi Borobudur. Begitu tiba di Solo, para bhikkhu akan langsung menuju Vihara Dhamma Sundara.
Malam harinya, mereka akan turut dalam Kirab Waisak dengan rute Loji Gandrung menuju Balai Kota Solo. Kirab tersebut diinisiasi Panitia Bersama Waisak dan FKUB Solo, dan akan diikuti setidaknya 1.500 peserta, termasuk para bhikkhu dan perwakilan setiap umat beragama di Solo.
Kesimpulan
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo, merupakan peristiwa yang sangat penting bagi umat Buddha di Indonesia. Perjalanan spiritual ini merupakan bentuk penghormatan terhadap hari suci umat Buddha dan mempereratkan hubungan antar umat beragama di Solo. Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo, akan menjadi momen yang sangat berkesan bagi semua yang terlibat.












