PSPK – 20 Mei 2026 | IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu menjadi sorotan utama di pasar keuangan domestik. Pada Senin (18/5) pagi, IHSG melemah tajam bersamaan dengan kurs rupiah dolar akibat sentimen global yang memburuk, sehingga membuat indeks bursa efek indonesia memerah dan pasar keuangan ambruk pada pembukaan perdagangan Senin pagi.
Penurunan IHSG dan Rupiah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung anjlok 94,34 poin atau 1,40 persen ke posisi 6.628,98. Kejatuhan ini menular pada kelompok 45 saham unggulan (Indeks LQ45) yang merosot 9,37 poin atau 1,42 persen ke level 648,51. Sementara itu, nilai tukar rupiah juga melemah 33 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.630 per dolar AS daripada penutupan sebelumnya di level Rp17.597 per dolar AS.
Dampak Pertemuan Trump-Xi Jinping
Gagalnya pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai hasil pertemuan tersebut memicu pelemahan rupiah karena tidak membuahkan solusi konkret terkait konflik AS-Iran.
“Rupiah berpotensi kembali melemah merespons sentimen risk off global pada hari Jumat. Dolar AS menguat cukup besar di tengah sell off semua aset, termasuk obligasi, saham, crypto, dan mata uang oleh kekecewaan investor pada hasil pertemuan Xi dan Trump yang tidak banyak membahas atau memberikan solusi terhadap perang AS-Iran,” ungkap Lukman Leong.
Kondisi Genting di Timur Tengah
Ketidakpastian semakin memuncak setelah Donald Trump menyatakan keraguan terkait kesepakatan dini antara AS dan Iran mengenai program nuklir. Sejumlah laporan media bahkan menyebutkan bahwa Trump akan memutuskan kelanjutan serangan militer terhadap rezim Iran dalam beberapa jam ke depan. Kondisi genting ini langsung mengerek naik harga minyak mentah dunia.
Respons pasar terhadap kekhawatiran kelangkaan pasokan minyak jauh lebih kuat daripada kesepakatan kerja sama ekonomi antara China dan AS. IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu menjadi bukti bahwa kekhawatiran tersebut mempengaruhi pasar keuangan domestik.
IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu menunjukkan bahwa pasar keuangan sangat sensitif terhadap perubahan politik dan ekonomi global. Oleh karena itu, investor harus tetap waspada dan memantau perkembangan terbaru untuk mengambil keputusan yang tepat.
IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu juga menjadi peringatan bahwa kestabilan ekonomi global sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi domestik. Dengan demikian, IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu harus menjadi sorotan utama bagi investor dan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi ketidakpastian global.












