Project Seru Penuh Kejutan

Gaji Pekerja Menurut Tingkat Pendidikan Februari 2026: Apakah Pendidikan Mempengaruhi Pendapatan?

May 21, 2026 • 0 Views
Gaji Pekerja Menurut Tingkat Pendidikan Februari 2026: Apakah Pendidikan Mempengaruhi Pendapatan?
Gaji Pekerja Menurut Tingkat Pendidikan Februari 2026: Apakah Pendidikan Mempengaruhi Pendapatan?

Gaji Pekerja Menurut Tingkat Pendidikan Februari 2026

PSPK – 21 Mei 2026 | Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026. Laporan tersebut menangkap bagaimana potret ketenagakerjaan Indonesia pada awal tahun. Salah satunya adalah gambaran rerata gaji yang didapat oleh pekerja menurut tamatan pendidikan terakhir mereka. Data Sakernas menunjukkan bahwa tingkat pendidikan masih berkaitan erat dengan besaran pendapatan yang diterima pekerja.

Peran Pendidikan dalam Menentukan Gaji

Secara umum, semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditamatkan, semakin besar pula rata-rata upah yang diperoleh. Pekerja dengan pendidikan SD ke bawah tercatat memiliki rata-rata upah sebesar Rp2,23 juta per bulan. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi Rp2,55 juta pada lulusan SMP. Sementara itu, pekerja lulusan SMA memperoleh rata-rata gaji Rp3,08 juta per bulan.

Di sisi lain, lulusan SMK tercatat memiliki rata-rata pendapatan sedikit lebih tinggi dibanding lulusan SMA, yakni Rp3,17 juta. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi masih memiliki nilai tambah di pasar kerja, terutama pada sektor yang membutuhkan keterampilan teknis dan tenaga siap kerja.

Kesenjangan Pendapatan

Kesenjangan pendapatan terlihat semakin lebar pada kelompok pendidikan tinggi. Pekerja lulusan Diploma I/II/III memiliki rata-rata upah Rp4,04 juta per bulan. Adapun lulusan Diploma IV hingga S3 mencatat rata-rata gaji tertinggi, yakni mencapai Rp4,77 juta per bulan.

Jika dibandingkan dengan rata-rata upah nasional Februari 2026 sebesar Rp3,29 juta, hanya pekerja lulusan diploma dan perguruan tinggi yang memiliki pendapatan di atas angka tersebut. Sementara pekerja dengan pendidikan SMA ke bawah masih berada di bawah rerata nasional.

Pasar Tenaga Kerja Indonesia

Selain soal pendapatan, laporan Sakernas juga mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 147,67 juta orang pada Februari 2026. Jumlah ini meningkat sekitar 1,896 juta orang dibandingkan Februari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja Indonesia masih terus bertumbuh pada awal tahun ini.

Gaji Pekerja Menurut Tingkat Pendidikan Februari 2026 menunjukkan bahwa pendidikan masih menjadi faktor penting dalam menentukan pendapatan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia agar masyarakat dapat memiliki kesempatan yang lebih baik dalam memperoleh pekerjaan dengan gaji yang layak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *