Dolar Terus Meroket, ESDM Pasang Badan Jamin Harga LPG 3 Kg Tidak Naik
PSPK – 19 Mei 2026 | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa harga LPG bersubsidi, termasuk tabung 3 kilogram, tidak akan mengalami kenaikan meski nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah. Dolar Terus Meroket, ESDM Pasang Badan Jamin Harga LPG 3 Kg Tidak Naik menjadi kabar yang dinantikan masyarakat.
Kebijakan Harga Energi Bersubsidi
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa kebijakan harga energi bersubsidi tetap tidak berubah hingga akhir tahun 2026. Dengan demikian, Dolar Terus Meroket, ESDM Pasang Badan Jamin Harga LPG 3 Kg Tidak Naik merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga energi.
Rupiah Melemah
Rupiah tercatat melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp17.630 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.597. Meskipun demikian, pemerintah memastikan bahwa Dolar Terus Meroket, ESDM Pasang Badan Jamin Harga LPG 3 Kg Tidak Naik tidak akan berdampak pada harga LPG bersubsidi.
Stabilitas Harga Energi Bersubsidi
Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas harga energi bersubsidi agar tidak menambah beban masyarakat. Dengan Dolar Terus Meroket, ESDM Pasang Badan Jamin Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, pemerintah memastikan bahwa kebijakan harga energi bersubsidi tetap tidak berubah hingga akhir tahun 2026.
Secara keseluruhan, Dolar Terus Meroket, ESDM Pasang Badan Jamin Harga LPG 3 Kg Tidak Naik merupakan kabar yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Pemerintah telah memastikan bahwa kebijakan harga energi bersubsidi tetap tidak berubah hingga akhir tahun 2026, sehingga masyarakat dapat merasa tenang dan tidak perlu khawatir tentang kenaikan harga LPG bersubsidi.












