PSPK – 30 Mei 2026 | Idul Adha 1447 H, Bank Sumsel Babel Salurkan Hewan Kurban ke Sumsel dan Babel menjadi sorotan utama pada momentum suci ini, menegaskan komitmen institusi keuangan regional dalam mendukung ibadah kurban serta kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka menyambut hari raya, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) menyalurkan ratusan ekor sapi kurban ke berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan serta Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Penyaluran Merata di Seluruh Wilayah Operasional
Bank Sumsel Babel menyalurkan hewan kurban secara merata, mencakup daerah‑daerah yang memiliki kebutuhan tinggi akan daging kurban. Daerah‑daerah yang menerima antara lain Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Musi Rawas, Kota Palembang, serta Kabupaten Bangka dan Belitung. Setiap ekor sapi dipilih dengan standar kesehatan yang ketat, memastikan kualitas daging yang layak konsumsi dan aman bagi penerima.
Motivasi di Balik Aksi Sosial
Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, aksi ini bukan sekadar formalitas keagamaan. “Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui penyaluran hewan kurban ini, Bank Sumsel Babel ingin terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Marzuki dalam konferensi pers yang diadakan di kantor pusat bank.
Marzuki menambahkan bahwa program kurban ini selaras dengan kebijakan CSR (Corporate Social Responsibility) bank, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial di daerah operasionalnya. “Kami melihat kurban sebagai sarana untuk mempererat hubungan harmonis antara bank, nasabah, dan komunitas lokal,” tambahnya.
Proses Penyaluran dan Kriteria Penerima
- Seleksi penerima: Bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat, bank mengidentifikasi keluarga kurang mampu, lansia, dan penyandang disabilitas yang berhak menerima hewan kurban.
- Distribusi: Hewan kurban dikirim ke titik distribusi masing‑masing kabupaten, kemudian diserahkan kepada perwakilan komunitas yang telah ditunjuk.
- Monitoring: Tim CSR bank melakukan verifikasi pasca‑penyaluran untuk memastikan hewan kurban dimanfaatkan sesuai tujuan ibadah.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Penyaluran hewan kurban oleh Bank Sumsel Babel memberikan dampak ganda. Secara sosial, keluarga penerima dapat melaksanakan ibadah kurban tanpa beban finansial, memperkuat rasa kebersamaan dalam komunitas. Secara ekonomi, proses logistik melibatkan peternak lokal, meningkatkan pendapatan peternak di wilayah Sumsel dan Babel.
Para peternak menyambut baik program ini karena permintaan sapi kurban meningkat menjelang Idul Adha. “Kami mendapat kesempatan menjual sapi dengan harga yang wajar, sekaligus berkontribusi pada kegiatan keagamaan masyarakat,” kata seorang peternak dari Kabupaten Muara Enim.
Reaksi Masyarakat dan Harapan Kedepan
Masyarakat yang menerima hewan kurban menyampaikan rasa syukur yang mendalam. “Ini adalah berkah yang luar biasa. Kami bisa merayakan Idul Adha dengan layak dan tidak khawatir tentang biaya daging,” ujar seorang ibu rumah tangga di Palembang.
Bank Sumsel Babel berharap program ini dapat menjadi contoh bagi institusi keuangan lain untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan tanggung jawab sosial. Dengan menekankan prinsip keikhlasan dan kepedulian, diharapkan semangat Idul Adha 1447 H, Bank Sumsel Babel Salurkan Hewan Kurban ke Sumsel dan Babel dapat terus berlanjut pada tahun‑tahun mendatang.
Kesimpulan
Penyaluran hewan kurban oleh Bank Sumsel Babel pada Idul Adha 1447 H tidak hanya memenuhi kebutuhan ritual agama, tetapi juga memperkuat jaringan sosial‑ekonomi di Sumsel dan Babel. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, peternak, dan komunitas lokal, aksi ini menegaskan peran strategis bank sebagai agen perubahan yang mengedepankan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.












