PSPK – 14 April 2026 | Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah seorang wisatawan asal China yang dilaporkan hilang di wilayah pesisir selatan Kabupaten Lebak pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 10.30 WIB. Korban, yang dikenal dengan inisial SA Nuhai atau Ma Cuan Pho, berusia 41 tahun dan berdomisili di Jakarta Barat, sempat hilang sejak Minggu, 12 April 2026 pukul 13.30 WIB saat berlibur bersama tiga orang rekannya.
Pencarian dilakukan secara menyeluruh oleh Basarnas, relawan, dan unsur terkait lainnya. Petugas menyisir garis pantai dari dua arah dan memanfaatkan drone untuk memperluas cakupan pemantauan. Setelah pencarian intensif, tubuh korban ditemukan pada jarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi terakhir dilaporkan hilang. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Malingping untuk penanganan selanjutnya.
Berdasarkan keterangan saksi, rombongan wisatawan mengunjungi area Karang Beureum dan sempat diberi peringatan oleh petugas agar tidak turun ke laut karena kondisi gelombang yang tinggi. Meski demikian, mereka melanjutkan perjalanan ke Pantai Cikeusal, Karang Songsong, dan sebagian anggota kelompok melakukan kegiatan berenang. Tak lama kemudian, salah satu anggota tertarik arus laut dan menghilang dari permukaan.
Ketua Balawista Lebak, Erwin, menegaskan bahwa sebagian besar pantai di selatan Lebak memiliki karakter ombak yang kuat dan tidak semua titik dilengkapi dengan penjagaan petugas keselamatan. Ia mengingatkan wisatawan untuk selalu waspada, mematuhi rambu peringatan, dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, terutama di area yang dikenal berisiko tinggi.
Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak mengabaikan peringatan yang telah dipasang di sejumlah titik pantai. Kepatuhan terhadap arahan petugas dianggap penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.












