PSPK – 10 April 2026 | Jakarta – Menyikapi peningkatan prevalensi obesitas dan gangguan metabolik di Indonesia, Sirka meluncurkan model layanan medis terintegrasi yang menggabungkan teknologi digital dengan pelayanan klinik. Model ini kini lebih mudah diakses berkat pembukaan cabang baru di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menjadi klinik metabolik pertama di Indonesia.
Sirka memandang obesitas sebagai kondisi medis kronis yang membutuhkan penanganan komprehensif dan berkelanjutan. Menurut dr. Febrina Fajria, koordinator tim medis Sirka, obesitas tidak sekadar masalah penampilan, melainkan faktor risiko utama bagi diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung koroner, dan beberapa jenis kanker. Oleh karena itu, pendekatan yang diterapkan mengombinasikan perubahan gaya hidup terarah dengan farmakoterapi berbasis bukti.
Setiap pasien menjalani asesmen menyeluruh, meliputi analisis komposisi tubuh, panel metabolik, serta riwayat kesehatan. Hasil asesmen menjadi dasar penentuan intervensi, dimana perubahan gaya hidup menjadi fondasi utama dan obat digunakan sebagai akselerator bila diperlukan. Keputusan terapi diambil berdasarkan protokol klinis yang ketat, bukan preferensi pribadi.
Keunggulan Sirka terletak pada integrasi teknologi melalui platform digital yang memungkinkan monitoring dan komunikasi real‑time antara pasien dan tim medis. Aplikasi tersebut tidak hanya mencatat kalori, melainkan menyimpan rekam medis terpusat, mengirimkan notifikasi, dan memungkinkan penyesuaian terapi tanpa menunggu kunjungan berikutnya.
Layanan Sirka didukung tim multidisiplin yang mencakup dokter spesialis, dokter umum, nutrisionis, dan sport coach. Koordinasi tim berjalan di atas tiga pilar: rekam medis terpusat, protokol treatment terstruktur, dan review kasus reguler.
Data internal Sirka menunjukkan hasil yang signifikan:
| Indikator | Persentase Peningkatan |
|---|---|
| Penurunan berat badan signifikan | 90% |
| Penurunan kolesterol | 37% |
| Penurunan tekanan darah | 57% |
Hasil ini menegaskan bahwa keberhasilan Sirka tidak hanya diukur dari penurunan timbangan, melainkan juga perbaikan parameter metabolik.
Pembukaan cabang Kelapa Gading merupakan langkah strategis untuk memperluas akses layanan serta memperkuat model hybrid yang menggabungkan layanan online dan offline. Investasi dari pihak ketiga, termasuk Mustika Ali, menyoroti kepercayaan terhadap model bisnis Sirka dan potensi pertumbuhannya di kawasan dengan prevalensi obesitas tertinggi di Indonesia.
Ke depan, Sirka menargetkan ekspansi lebih luas untuk membangun ekosistem layanan kesehatan metabolik di seluruh Indonesia, menjadikannya mitra kesehatan jangka panjang bagi masyarakat, bukan sekadar penyedia layanan klinik.












