Project Seru Penuh Kejutan

PT Serayu Group Dampingi Investor China Lakukan Survei 5.000 Ha untuk Tanam Pohon Balsa di Kalimantan Barat

April 9, 2026 • 0 Views
PT Serayu Group Dampingi Investor China Lakukan Survei 5.000 Ha untuk Tanam Pohon Balsa di Kalimantan Barat
PT Serayu Group Dampingi Investor China Lakukan Survei 5.000 Ha untuk Tanam Pohon Balsa di Kalimantan Barat

PSPK – 09 April 2026 | Direktur Utama PT Serayu Group, Hasan Tjoa, bersama tim humas dan perwakilan investor asal China, Mr. A. Ahai serta Johan, melakukan survei lapangan seluas lima ribu hektar di Desa Kali Bandung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Kunjungan kerja berlangsung selama empat hari, mulai Rabu 1 April 2026 hingga Sabtu 4 April 2026, dengan menempuh rute perjalanan melalui sungai dan sepeda motor untuk menelusuri kondisi lahan secara langsung.

Tujuan utama survei adalah menilai kelayakan lahan tidur yang selama ini belum dimanfaatkan untuk ditanami Pohon Balsa (Ochroma pyramidale) dan menguji potensi penerapan sistem tumpang sari pangan, yakni menanam balsa bersamaan dengan tanaman pangan dan palawija. Para pemangku kepentingan setempat yang turut hadir meliputi Sekretaris Lembaga Pengelolaan Hutan (LPH) Desa Kali Bandung, Antonius, Kepala Desa Sanhaji, serta tokoh masyarakat lainnya.

Hasil awal survei menunjukkan tanah di area tersebut memiliki kualitas baik, tidak mengalami kerusakan signifikan, serta cocok untuk pertumbuhan cepat pohon balsa yang dapat mencapai tinggi 20 meter dalam 4‑5 tahun. Jika prosedur legalitas tanah selesai, PT Serayu Group berencana memulai penanaman pada tahun depan dengan pola rotasi empat kali dalam setahun, mengintegrasikan balsa dengan padi gogo, sayuran, serta tanaman legum.

Manfaat yang diharapkan meliputi:

  • Penciptaan lapangan kerja baru bagi ribuan tenaga kerja lokal.
  • Peningkatan pendapatan petani melalui intercropping balsa dengan tanaman pangan.
  • Perbaikan iklim regional akibat penyerapan karbon oleh hutan baru.
  • Diversifikasi ekonomi daerah dengan potensi pembangunan industri blok kayu balsa terbesar di dunia.
  • Kontribusi pada ketahanan pangan nasional serta upaya mengurangi ketergantungan impor.

Pohon balsa dikenal dengan kayu yang ringan, kuat, tahan hama, dan serbaguna untuk produk seperti papan selancar, model pesawat, perabot rumah, serta komponen industri. Karena adaptasinya yang baik pada iklim tropis dengan curah hujan 1500‑3000 mm, suhu 22‑29 °C, dan ketinggian hingga 1000 mdpl, wilayah Indonesia termasuk Kalimantan Barat menyediakan kondisi ideal bagi perkembangbiakan spesies ini.

Hasan Tjoa menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kubu Raya, tetapi juga menjadi contoh bagi program penghijauan dan pengembangan agribisnis berkelanjutan di seluruh Indonesia, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *