PSPK – 05 April 2026 | PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja keuangan yang kuat. Pendapatan tercatat Rp1,1 triliun, naik 12,55% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara laba bersih mencapai Rp65,53 miliar, meningkat 23,03% YoY. Margin laba bersih berada pada 5,96% dan laba per saham (EPS) tumbuh 20,13%.
Direktur Utama Heru Firdausi Syarif menyatakan bahwa pencapaian ini hasil dari strategi ekspansi di berbagai lini usaha serta pengendalian biaya operasional yang ketat. Ia menekankan pentingnya memperkuat infrastruktur distribusi, logistik, dan manajemen inventori untuk menjaga ketersediaan alat kesehatan di seluruh Indonesia.
Investasi dan Ekspansi
Hingga akhir 2025, IRRA telah menyelesaikan investasi strategis yang meningkatkan total aset menjadi Rp2,43 triliun, naik 46,65% tahun lalu. Jaringan distribusi perusahaan berkembang 18,5% menjadi 2.504 titik di seluruh nusantara.
Kontribusi Segmen Usaha
| Segmen | Pendapatan (Rp Miliar) |
|---|---|
| In Vitro Diagnostics | 693,48 |
| Alat Kesehatan Elektronik Medik Steril | 347,94 |
| Alat Kesehatan Non Elektronik Medik Steril | 52,88 |
| Produk Kesehatan Lainnya | 5,91 |
Permintaan pasar yang tinggi dan diversifikasi portofolio produk menjadi faktor utama peningkatan pendapatan di tiap segmen.
Ke depan, IRRA berencana meningkatkan penetrasi pasar di wilayah potensial serta memastikan setiap tahapan ekspansi memberikan kontribusi stabil bagi pertumbuhan jangka panjang.












