Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Penutupan Jalur KRL Stasiun Bogor Batal, Jadwal Mundur dan Peron 6-8 Masih Bisa Dipakai Penumpang

April 14, 2026 • 0 Views
Penutupan Jalur KRL Stasiun Bogor Batal, Jadwal Mundur dan Peron 6-8 Masih Bisa Dipakai Penumpang
Penutupan Jalur KRL Stasiun Bogor Batal, Jadwal Mundur dan Peron 6-8 Masih Bisa Dipakai Penumpang

PSPK – 14 April 2026 | Pada Senin, 13 April 2026, Kepala Stasiun Bogor, Mardiono, mengumumkan bahwa rencana penutupan tiga jalur KRL di Stasiun Bogor yang semula dijadwalkan hari itu resmi dibatalkan. Penutupan tersebut akan diundur beberapa hari ke depan tanpa tanggal pasti, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang dampak operasional dan akses penumpang selama proyek perpanjangan peron berlangsung.

Awalnya, proyek perpanjangan peron pada jalur 6, 7, dan 8 dijadwalkan menutup layanan selama kurang lebih tiga bulan. Penutupan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan area arus penumpang serta memfasilitasi masuknya alat berat dan material konstruksi. Namun, karena persiapan akses penumpang masih berlangsung, Mardiono memutuskan untuk menunda penutupan dan membiarkan ketiga jalur tetap beroperasi.

Latar Belakang Proyek Perpanjangan Peron

Perpanjangan peron 6, 7, dan 8 merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas Stasiun Bogor, yang menjadi salah satu titik sentral jaringan Kereta Rel Listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek. Proyek ini meliputi pembuatan area flow penumpang sementara, penambahan akses bagi material konstruksi, serta penyesuaian mekanisme tap in dan tap out yang selama ini menjadi standar bagi penumpang.

Selama tahap persiapan, area taman di sebelah pintu barat stasiun diubah menjadi jalur sementara bagi penumpang. Pagar besi yang sebelumnya menghalangi area tersebut dilepas dan ditutup dengan papan putih sebagai langkah transisi. Pekerjaan ini diharapkan selesai sebelum penutupan resmi pada 20 April 2026.

Dampak Penundaan Terhadap Jadwal dan Operasional

  • Jadwal perjalanan KRL mengalami penyesuaian waktu sekitar 2 hingga 3 menit pada 31 rute, meskipun perubahan ini belum final dan dapat berubah seiring perkembangan proyek.
  • Fasilitas tap in dan tap out tetap berfungsi sebagaimana mestinya; tidak ada perubahan mekanisme masuk dan keluar penumpang.
  • Penumpang masih dapat menggunakan jalur 6, 7, dan 8 meskipun area peron sedang dalam tahap persiapan.

Mardiono menegaskan bahwa sampai ada pengumuman lanjutan, tidak ada perubahan signifikan pada pola operasional atau jadwal keberangkatan kereta. “Kalau tap in/out belum berubah,” ujar dia, menegaskan bahwa layanan tetap berfungsi dengan standar yang sudah dikenal penumpang.

Reaksi Penumpang dan Antisipasi Selanjutnya

Penumpang yang rutin menggunakan Stasiun Bogor menyambut baik keputusan penundaan tersebut, mengingat ketidakpastian yang dapat memicu kebingungan dalam perjalanan harian mereka. Sebagian mengharapkan informasi lebih detail mengenai tanggal penutupan yang definitif, sementara yang lain menilai bahwa keberlangsungan layanan pada tiga jalur kritis selama fase persiapan merupakan langkah yang tepat.

Selain itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah membuka opsi reaktivasi Stasiun Gunung Putri, yang dapat menjadi alternatif bagi penumpang yang mengalami gangguan layanan di Bogor. Meskipun informasi detail mengenai reaktivasi belum tersedia secara lengkap, hal ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga kelancaran jaringan transportasi massal.

Proyeksi Ke depan

Jika proyek perpanjangan peron selesai tepat waktu, diharapkan Stasiun Bogor dapat menampung lebih banyak penumpang dan meningkatkan efisiensi alur masuk‑keluar. Penutupan sementara pada jalur 6, 7, dan 8 yang kini masih dapat digunakan akan menjadi jembatan antara fase persiapan dan fase konstruksi penuh.

Selama periode penundaan, pihak manajemen stasiun berjanji akan terus memantau perkembangan proyek dan memberikan informasi terkini kepada publik. Penumpang diimbau untuk tetap memperhatikan pengumuman resmi melalui papan informasi di stasiun maupun media sosial resmi KRL Jabodetabek.

Dengan demikian, meskipun penutupan jalur KRL Stasiun Bogor batal hari ini, proses perpanjangan peron tetap berjalan, dan layanan transportasi massal di wilayah Bogor tetap beroperasi tanpa gangguan signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *