Project Seru Penuh Kejutan

Nilai Tukar Rupiah Bertahan Rp17.000, Brilian Moktar: Mei – Juni Bisa Tebus Rp18.000 per Dollar AS

April 12, 2026 • 0 Views
Nilai Tukar Rupiah Bertahan Rp17.000, Brilian Moktar: Mei – Juni Bisa Tebus Rp18.000 per Dollar AS
Nilai Tukar Rupiah Bertahan Rp17.000, Brilian Moktar: Mei – Juni Bisa Tebus Rp18.000 per Dollar AS

PSPK – 12 April 2026 | Medan – Nilai tukar rupiah Indonesia tetap berada di kisaran Rp17.000 per dolar Amerika Serikat pada akhir pekan terakhir, menandakan tekanan berkelanjutan pada pasar valuta asing. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena nilai tukar yang tinggi dapat memperberat beban impor dan menurunkan daya beli masyarakat.

Berikut rangkuman pendapat dan analisis Brilian Moktar:

  • Kebijakan fiskal tidak transparan: Pemerintah dianggap enggan mengungkapkan kondisi keuangan secara terbuka, sehingga menurunkan kepercayaan pasar.
  • Kurangnya kepastian hukum bagi investasi: Ketidakjelasan regulasi mengurangi arus masuk modal asing yang dapat menstabilkan nilai tukar.
  • Fundamental ekonomi kerakyatan lemah: Sektor ekonomi yang didominasi kapitalis baru belum mampu memberikan dukungan kuat terhadap rupiah.
  • Bank Indonesia terbatas dalam intervensi: Bank sentral belum dapat melakukan intervensi efektif untuk menahan nilai tukar di atas Rp17.000.

Moktar menekankan bahwa jika nilai tukar terus melemah, beban ekonomi pada masyarakat kelas menengah ke bawah akan semakin berat. Ia menyerukan agar pemerintah segera menjalin kerja sama dengan perbankan dan dunia usaha, serta menciptakan kepastian hukum yang mendukung iklim investasi.

Penurunan likuiditas di kalangan kelas menengah ke bawah menjadi indikator lain yang menambah tekanan pada rupiah. Tanpa kebijakan responsif, prediksi melewati Rp18.000 per dolar menjadi semakin realistis.

Secara keseluruhan, situasi nilai tukar yang bertahan di atas Rp17.000 mengindikasikan tantangan struktural yang harus diatasi oleh otoritas moneter dan fiskal. Upaya sinergis antara pemerintah, bank sentral, dan sektor swasta diperlukan untuk mencegah risiko depresi nilai tukar yang lebih dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *