Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Soekarno‑Hatta, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Militer

April 5, 2026 • 0 Views
Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Soekarno‑Hatta, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Militer
Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Soekarno‑Hatta, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Militer

PSPK – 05 April 2026 | Sabtu (4/4/2026) sore, tiga jenazah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) tiba di Bandara Internasional Soekarno‑Hatta, Tangerang, Banten. Pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 mendarat sekitar pukul 17.55 WIB, menandai dimulainya serangkaian upacara penghormatan militer yang akan diikuti oleh pejabat tinggi negara, termasuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kedatangan dan Penanganan Jenazah

Setibanya di apron, tiga peti jenazah yang dibungkus bendera Merah Putih langsung diturunkan oleh pasukan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI. Peti-peti tersebut kemudian dipindahkan ke tiga mobil jenazah khusus dan diluncurkan menuju Gedung VIP Lounge Terminal 3 untuk proses persemayaman sementara. Seluruh prosedur berlangsung diiringi oleh formasi barisan prajurit TNI yang berjajar rapi, menegaskan keseriusan negara dalam menghormati para pahlawan yang mengorbankan nyawa.

Identitas Prajurit yang Gugur

Ketiga prajurit yang kehilangan nyawa di Lebanon selatan adalah:

  • Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar
  • Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ikhwan
  • Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon

Mayor Zulmi dan Serka Nur gugur pada 30 Maret 2026 setelah konvoi yang mereka jajaki diserang, sementara Kopda Farizal menjadi korban tembakan artileri tak langsung di sekitar posisi UNIFIL di Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026. Semua mereka dianugerahi medali anumerta oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa serta Angkatan Bersenjata Lebanon sebagai penghargaan atas dedikasi dalam menjaga perdamaian.

Upacara Militer di Bandara Soekarno‑Hatta

Prosesi persemayaman dimulai pukul 18.30 WIB di ruang VIP Lounge. Komandan Upacara, Letnan Kolonel (Purn) Agus Santosa, menyampaikan ikrar penyerahan jenazah kepada negara dengan suara tegas. Selanjutnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menerima jenazah atas nama bangsa, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan penghormatan terakhir yang layak.

Presiden Prabowo Subianto, yang diperkirakan akan memimpin upacara pada pukul 20.30 WIB, berada di lokasi bersama Menteri Pertahanan, Prabowo, serta pejabat tinggi kementerian luar negeri. Upacara dilengkapi dengan penurunan bendera setengah tiang, pemutaran lagu kebangsaan, dan penghormatan militer berupa salam hormat dari seluruh personel yang hadir.

Proses Pemakaman dan Penempatan di TMP

Setelah prosesi di bandara selesai, jenazah akan dibawa ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum diterbangkan ke masing‑masing kampung halaman untuk pemakaman militer. Jadwal pemakaman telah ditetapkan sebagai berikut:

  • Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar – TMP Cikutra, Bandung
  • Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ikhwan – TMP Giri Dharmoloyo II, Magelang
  • Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon – TMP Giripeni, Kulonprogo

Setiap proses pemakaman akan disertai upacara militer, termasuk pelemparan bunga, penyemayamian singkat, dan penyampaian kata-kata penghormatan oleh perwakilan pemerintah daerah masing‑masing.

Reaksi Pemerintah, Keluarga, dan Publik

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan keprihatinannya atas insiden yang menimpa pasukan UNIFIL, sekaligus menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk menyelidiki secara mendalam semua serangan yang terjadi di wilayah selatan Lebanon. Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum dan menegaskan bahwa negara akan terus memberikan santunan serta tunjangan KPLB kepada para korban.

Keluarga tiga prajurit, yang telah menunggu sejak sore hari, langsung menghampiri peti jenazah. Tangisan haru menggema di area VIP Lounge, sementara beberapa anggota keluarga tampak lemas dan harus dibantu oleh kerabat lain. Suasana duka semakin terasa ketika lagu “Gugur Bunga” diperdengarkan menjelang penutup prosesi.

Implikasi Strategis dan Keamanan di Lebanon

Kejadian ini menambah ketegangan dalam operasi UNIFIL, yang selama beberapa minggu terakhir berada di tengah konflik antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan. Indonesia, sebagai kontributor pasukan penjaga perdamaian, menegaskan kembali komitmennya untuk tetap berperan aktif dalam menjaga stabilitas kawasan, sekaligus menuntut perlindungan lebih kuat bagi personel yang ditempatkan di zona konflik.

Upacara penghormatan ini tidak hanya menjadi momen duka, tetapi juga simbol solidaritas nasional dalam menghargai jasa para pahlawan yang mengorbankan nyawa demi perdamaian internasional.

Dengan selesainya proses persemayaman dan pemakaman yang dijadwalkan, keluarga, rekan sejawat, dan seluruh bangsa diharapkan dapat menemukan sedikit ketenangan, sambil terus mengingat pengorbanan para prajurit yang telah gugur demi keamanan dan kedamaian dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *