PSPK – 08 April 2026 | Global Residence Index 2026 baru saja merilis peringkat keamanan kota-kota di Asia Tenggara. Dalam laporan tersebut, Jakarta menempati posisi kedua setelah Singapura, menandakan peningkatan signifikan dalam persepsi keamanan di ibu kota.
Singapura berada di peringkat pertama dengan indeks keamanan 0,90 dan menempati posisi ketujuh secara global. Jakarta memperoleh skor 0,72, sementara Bangkok, Vientiane, dan Hanoi masing-masing mencatat skor 0,65, 0,61, dan 0,60.
| Peringkat | Kota | Skor Keamanan |
|---|---|---|
| 1 | Singapura | 0,90 |
| 2 | Jakarta | 0,72 |
| 3 | Bangkok | 0,65 |
| 4 | Vientiane | 0,61 |
| 5 | Hanoi | 0,60 |
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan rasa terkejutnya atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa keberagaman budaya yang tampak dalam berbagai perayaan publik—seperti Natal, Imlek, Nyepi, Ramadan, dan Idulfitri—menjadi simbol kuat keberlangsungan toleransi di kota ini.
Pramono menambahkan bahwa selama ini Jakarta sering berada di bawah kota-kota besar lain di kawasan, seperti Bangkok, Manila, dan Kuala Lumpur, dalam berbagai indeks global. Kini, dengan berada hanya di belakang Singapura, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merawat dan menjaga reputasi tersebut.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kondisi sosial yang kondusif serta terus memperkuat pengawasan digital, peningkatan fasilitas publik, dan penataan kawasan perkotaan sebagai faktor utama yang mendukung peringkat keamanan ini.












