Project Seru Penuh Kejutan

Gubernur Pramono Anung Tantang BUMD Jakarta Berani Ekspansi Global, Raih Daya Saing Tinggi

April 19, 2026 • 0 Views
Gubernur Pramono Anung Tantang BUMD Jakarta Berani Ekspansi Global, Raih Daya Saing Tinggi
Gubernur Pramono Anung Tantang BUMD Jakarta Berani Ekspansi Global, Raih Daya Saing Tinggi

PSPK – 19 April 2026 | Jakarta, 18 April 2026 – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak boleh terjebak menjadi pemain lokal semata. Dalam sambutan resmi pada BUMD Leaders Forum 26 yang bertajuk “Synergy For Resilience: Memperkokoh Peran BUMD Sebagai Pilar Ekonomi Dalam Ekosistem Jakarta Global City”, ia mengajak seluruh jajaran direksi dan komisaris BUMD untuk berani menembus pasar regional bahkan global.

Visi Ekspansi BUMD Jakarta

Pramono menekankan pentingnya mengubah mindset BUMD dari “jago kandang” menjadi “pemain yang mampu bersaing di luar negeri”. Contoh konkret yang disorot meliputi Bank Jakarta, Pasar Jaya, dan Perumda Dharma Jaya, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. Menurutnya, ekspansi ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing.

Langkah Strategis dan Topik Diskusi

Forum tersebut mengangkat tiga topik strategis. Topik pertama berfokus pada akselerasi kinerja investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing serta sinergi pembiayaan. Pada triwulan pertama 2026, telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk tiga BUMD, yaitu PT Bank Jakarta, PT Perumda Dharma Jaya, dan Food Station Tjipinang.

Topik kedua membahas optimalisasi kinerja investasi dan pengembangan bisnis melalui sinergi penjaminan proyek strategis. Hasil diskusi menegaskan peran PT Jamkrida Jakarta dalam memberikan penjaminan proyek serta meningkatkan kreditabilitas BUMD melalui kolaborasi dengan Bank Jakarta.

Topik ketiga menyoroti peningkatan produktivitas aset strategis sebagai motor investasi baru. Rencana pengembangan mencakup properti hotel, hunian mixed‑use, serta infrastruktur pengolahan air limbah dan distribusi pangan.

Tantangan Eksternal yang Dihadapi

Pramono tidak menutup mata terhadap tantangan eksternal. Ia memperingatkan ketidakpastian geopolitik dunia serta potensi fenomena El Nino yang diproyeksikan melanda antara April hingga September 2026. Kondisi ini dapat menekan sektor ekonomi dan menguji ketangguhan BUMD Jakarta.

Oleh karena itu, gubernur menekankan pentingnya membangun budaya korporasi yang lebih terbuka, transparan, dan dikelola secara profesional. Konsolidasi BUMD diharapkan menghasilkan sinergi internal yang kuat, meminimalkan risiko, serta meningkatkan daya tahan menghadapi tekanan ekonomi global.

Partisipasi Pejabat Tinggi Pemprov DKI

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat senior Pemprov DKI, termasuk Sekretaris Daerah Uus Kuswanto, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Yustinus Prastowo, Asisten Perekonomian dan Keuangan Suharini Eliawati, serta Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi, Syaefuloh Hidayat. Mereka menegaskan dukungan penuh terhadap agenda ekspansi dan menyiapkan regulasi yang memfasilitasi pertumbuhan BUMD.

Implementasi dan Harapan Kedepan

Sebagai langkah konkret, forum menandatangani kolaborasi charter antara PAM Jaya dan Bank Jakarta, serta menyiapkan mekanisme pembiayaan kreatif untuk proyek‑proyek strategis. Pramono optimis bahwa dengan pengelolaan profesional, BUMD Jakarta akan menjadi institusi yang lebih tangguh, mampu beradaptasi dengan perubahan pasar, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat DKI Jakarta.

Dengan agenda yang terstruktur dan dukungan politik yang kuat, BUMD Jakarta berada di ambang transformasi besar. Jika berhasil, model ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat peran BUMD sebagai pilar ekonomi daerah sekaligus kontributor utama dalam pembangunan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *