PSPK – 01 April 2026 | 1 April 2026 bukan hanya menandai pergantian bulan, tetapi juga menyimpan serangkaian peringatan penting di tingkat nasional dan internasional.
Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas)
Di Indonesia, tanggal 1 April diperingati sebagai Hari Penyiaran Nasional. Perayaan ini mengingat kembali berdirinya stasiun radio pertama milik pribumi, Solosche Radio Vereeniging (SRV) di Solo pada 1 April 1933. SRV didirikan atas inisiatif KGPAA Mangkunegara VII dan Sarsito Mangunkusumo, sekaligus menjadi simbol perlawanan budaya terhadap kolonial Belanda dengan menyiarkan program dalam bahasa Jawa dan Indonesia. Pemerintah secara resmi menetapkan peringatan ini melalui Keppres Nomor 9 Tahun 2019.
Hari Bank Dunia
Pada skala global, 1 April diperingati sebagai Hari Bank Dunia. Hari ini menandai pembentukan International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) pada tahun 1944 dalam Konferensi Bretton Woods. Awalnya bertujuan membantu rekonstruksi negara‑negara yang hancur pasca Perang Dunia II, misi Bank Dunia kini meluas ke upaya pengentasan kemiskinan dan penyediaan bantuan keuangan serta teknis bagi proyek‑proyek pembangunan di negara‑negara berkembang.
Hari Peringatan Lupus (Lupus Alert Day)
Komunitas kesehatan internasional memperingati Hari Peringatan Lupus pada tanggal ini. Lupus adalah penyakit autoimun kronis yang menyerang jaringan tubuh yang sehat. Meskipun belum ada obat yang menyembuhkan total, peringatan ini meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya deteksi dini, edukasi, dan dukungan moral bagi para penyintas.
Hari Republik Islam Iran
Di Iran, 1 April merupakan hari libur nasional yang menandai Hari Republik Islam Iran. Peristiwa ini berakar pada referendum nasional tanggal 30 Maret 1979, di mana mayoritas warga Iran menyetujui penghapusan monarki dan pendirian republik Islam di bawah pimpinan Ayatollah Ruhollah Khomeini.
Hari April Mop (April Fools’ Day)
Tak lengkap rasanya melewati 1 April tanpa menyebut tradisi April Mop. Dirayakan di banyak negara Barat dan kini menyebar ke seluruh dunia, hari ini dipenuhi dengan lelucon ringan, prank, atau berita palsu bersifat menghibur. Salah satu teori asal usulnya mengaitkan dengan peralihan dari kalender Julian ke Gregorian. Meskipun bersifat jenaka, masyarakat diimbau untuk menjaga batasan agar lelucon tidak menyinggung atau menimbulkan bahaya.
Dengan beragam peringatan tersebut, 1 April menjadi tanggal yang sarat makna sejarah, budaya, dan sosial, mengajak kita untuk mengenal lebih dalam perjalanan peradaban serta tradisi yang menghubungkan berbagai belahan dunia.












