PSPK – 21 April 2026 | Menjadi tamu Allah adalah impian banyak umat Muslim. Bagi Sumarno, seorang kuli panggul berusia 63 tahun dari Desa Tunjungan, Blora, impian itu kini menjadi kenyataan setelah dua dekade menabung.
Sehari‑hari Sumarko bekerja mengangkat barang di pasar Tunjungan dengan penghasilan sekitar Rp30.000‑Rp40.000. Dari penghasilan itu, ia secara konsisten menyisihkan Rp4.000‑Rp5.000 untuk tabungan haji. Kebiasaan sederhana namun disiplin itu dipertahankan selama kurang lebih 20 tahun sehingga ia berhasil mengumpulkan dana yang cukup untuk menutup biaya ibadah.
- Penghasilan harian: Rp30.000‑Rp40.000
- Tabungan harian: Rp4.000‑Rp5.000
- Durasi menabung: ~20 tahun
- Total dana terkumpul: sekitar Rp30‑Rp35 juta (cukup untuk paket haji reguler)
Persiapan Menjelang Keberangkatan
Setelah dana terkumpul, Sumarno mulai menyiapkan dokumen, mengikuti manasik, dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Ia berharap diberikan kesehatan yang prima serta kelancaran selama menunaikan rukun haji.
Kisah Sumarno menjadi contoh nyata bahwa ketekunan, disiplin finansial, dan niat kuat dapat mengantar siapa saja meraih impian, sekecil apapun langkah harian yang diambil.












