PSPK – 29 Maret 2026 | Bandara Internasional Kualanamu (KNO) melaporkan bahwa pada akhir Maret 2026 semua tiket penerbangan rute Medan‑Jakarta telah terjual habis. Situasi ini terjadi bersamaan dengan peningkatan permintaan pasca Idul Fitri 1447 H serta musim Ceng Beng, tradisi ziarah kubur warga Tionghoa di Sumatera Utara.
Pengamatan pada Sabtu, 28 Maret 2026 menunjukkan antrean panjang di area keberangkatan. Banyak penumpang yang datang ke loket atau mengakses aplikasi pemesanan online mendapati tiket tidak tersedia lagi, sehingga terpaksa menunda atau membatalkan rencana perjalanan.
Dua faktor utama memicu kelangkaan tiket tersebut:
- Arus balik Lebaran, dimana ribuan warga Medan yang merantau ke Jakarta kembali setelah perayaan Idul Fitri.
- Musim Ceng Beng, tradisi ziarah kubur yang meningkatkan frekuensi perjalanan ke dan dari Medan selama bulan Maret.
Kombinasi keduanya membuat penerbangan penuh terisi (full‑booked) dan mendorong harga tiket meroket. Pada saat penulisan, harga tiket satu arah Medan‑Jakarta mencapai batas atas sekitar Rp2.000.000, jauh di atas tarif normal.
Akibat kelangkaan tiket, sejumlah penumpang terpaksa menunda keberangkatan hingga April ketika jadwal penerbangan kembali tersedia. Berikut beberapa langkah yang dapat dipertimbangkan oleh calon penumpang:
- Memesan tiket jauh‑jarak sebelum periode libur atau tradisi lokal.
- Mencari alternatif bandara, seperti Bandara Soekarno‑Hatta di Jakarta atau Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin di Palembang.
- Memanfaatkan maskapai low‑cost yang mungkin menawarkan jadwal tambahan setelah permintaan menurun.
- Menyesuaikan tanggal perjalanan ke luar puncak arus balik untuk menghindari kenaikan tarif.
Pengelola bandara dan maskapai diharapkan dapat menambah frekuensi penerbangan atau membuka kelas tambahan pada periode puncak guna mengurangi tekanan pada penumpang.












