Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Taman Bendera Pusaka Diresmikan 24 Jam: Fasilitas Megah, Jogging Track 1,2 km, dan Lapangan Padel Gratis bagi Warga

March 19, 2026 • 0 Views
Taman Bendera Pusaka Diresmikan 24 Jam: Fasilitas Megah, Jogging Track 1,2 km, dan Lapangan Padel Gratis bagi Warga
Taman Bendera Pusaka Diresmikan 24 Jam: Fasilitas Megah, Jogging Track 1,2 km, dan Lapangan Padel Gratis bagi Warga

PSPK – 19 Maret 2026 | Jakarta – Pada Sabtu, 14 Maret 2026, Taman Bendera Pusaka yang terletak di Jalan Barito, Kebayoran Baru, resmi dibuka untuk umum 24 jam sehari. Upaya penyelesaian proyek yang semula ditargetkan selesai pada Februari 2026 akhirnya tercapai pada Maret 2026 setelah sejumlah pekerjaan tambahan, termasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL), selesai.

Fasilitas utama dan desain tematik

Dengan luas sekitar 5,6 hektare, taman ini menggabungkan tiga area sebelumnya, yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat, menjadi satu ruang publik yang lebih luas, tertata rapi, dan modern. Salah satu atraksi utama adalah trek jogging sepanjang 1,2 kilometer yang mengelilingi zona hijau. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan harapannya taman ini menjadi pilihan utama warga untuk berolahraga serta bersosialisasi.

Desain taman terinspirasi dari filosofi Sang Saka Merah Putih. Warna merah dan putih mendominasi elemen struktural, mulai dari jembatan, pedestrian, hingga petunjuk arah. Dua zona utama, “zona merah” yang bersifat aktif dan dinamis, serta “zona putih” yang tenang dan reflektif, memberikan pengalaman beragam bagi pengunjung.

Keanekaragaman hayati

Sepanjang jalur pedestrian, pengunjung dapat menikmati 12 jenis tanaman yang menumbuhkan total sekitar 285 pohon, termasuk spesies langka seperti menteng, eboni, cempaka, dan kecapi. Keberagaman vegetasi ini tidak hanya memperindah pemandangan, namun juga berfungsi sebagai paru‑paru kota.

Akses masuk dan kondisi terkini

Taman Bendera Pusaka memiliki lima pintu masuk yang tersebar dari selatan hingga utara. Observasi pada Selasa, 17 Maret 2026, menunjukkan area selatan menjadi zona paling ramai, sementara bagian utara masih dalam tahap penyelesaian. Pada saat peresmian, 92 % pembangunan telah selesai; toilet di sisi utara belum berfungsi, dan lampu plang “Taman Bendera Pusaka” belum terpasang, namun pengunjung tetap diperbolehkan melewati area tersebut untuk berlari atau berjalan santai.

Pendanaan tanpa APBD

Gubernur Pramono menegaskan bahwa seluruh biaya pembangunan taman tidak memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Proyek dibiayai sepenuhnya melalui kerja sama dengan pihak swasta menggunakan mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB) serta Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L). Model pembiayaan ini diharapkan menjadi contoh bagi proyek publik lainnya.

Fasilitas olahraga premium: lapangan padel gratis

Selain fasilitas umum, Taman Bendera Pusaka menyediakan lapangan padel berstandar premium yang dapat diakses secara gratis oleh warga Jakarta. Pramono Anung menegaskan bahwa fasilitas ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui olahraga yang sedang naik daun. Penggunaan lapangan tidak memerlukan biaya tambahan, cukup dengan menunjukkan identitas diri sebagai warga DKI.

Kegiatan malam dan kebudayaan

Menjelang akhir pekan, area taman sering dijadikan tempat penyelenggaraan kegiatan malam, seperti Car Free Night, pawai obor, dan festival bedug yang melibatkan komunitas lokal. Aktivitas ini memperkuat ikatan sosial serta menonjolkan nilai-nilai kebudayaan Indonesia di tengah ruang terbuka hijau.

Secara keseluruhan, Taman Bendera Pusaka hadir sebagai ruang publik multifungsi yang menggabungkan estetika, rekreasi, dan sportivitas. Dengan pembukaan 24 jam, fasilitas lengkap, dan pendanaan inovatif, taman ini diharapkan menjadi contoh pengembangan ruang hijau kota yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *