PSPK – 19 Maret 2026 | Seringkali kita mengalami hal sepele seperti tidak menemukan kunci mobil atau lupa membawa daftar belanja. Jika kejadian tersebut menjadi kebiasaan, hal itu dapat menjadi tanda penurunan fungsi memori. Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah kehilangan ingatan, menerapkan beberapa kebiasaan sehat dapat membantu menjaga otak tetap tajam.
- Aktif secara fisik
Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak, yang berperan penting dalam mempertahankan daya ingat. Disarankan melakukan minimal 150 menit aktivitas aerobik sedang (misalnya jalan cepat) atau 75 menit aktivitas aerobik berat (seperti jogging) setiap minggu, sebaiknya dibagi merata sepanjang hari.
- Latihan mental secara rutin
Aktivitas yang menantang otak, seperti mengisi teka‑teki silang, membaca, bermain permainan strategi, belajar alat musik, atau mencoba hobi baru, dapat merangsang jaringan saraf dan memperkuat memori.
- Interaksi sosial
Berinteraksi dengan keluarga, teman, atau komunitas membantu mengurangi rasa kesepian, stres, dan depresi—faktor yang diketahui memperburuk ingatan. Usahakan menghabiskan waktu bersama orang lain secara teratur, terutama bila hidup sendirian.
- Hidup teratur
Mengorganisir lingkungan dan jadwal memudahkan otak untuk mengingat. Catat tugas, janji, dan agenda dalam buku catatan, kalender, atau aplikasi digital. Simpan barang penting seperti dompet, kunci, dan kacamata di tempat yang sama setiap hari. Ulangi informasi baru beberapa kali untuk memperkuat ingatan.
- Tidur berkualitas
Kurang tidur atau tidur yang terfragmentasi berhubungan dengan penurunan memori. Orang dewasa sebaiknya tidur 7–9 jam tiap malam secara konsisten. Jika mengalami gangguan tidur seperti mendengkur berat, konsultasikan ke dokter karena dapat menjadi tanda apnea tidur.
- Pola makan sehat
Makanan kaya buah, sayur, biji‑bijian utuh, serta protein rendah lemak seperti ikan, kacang, dan unggas tanpa kulit mendukung kesehatan otak. Konsumsi alkohol dalam jumlah sedang, karena konsumsi berlebih dapat memicu kebingungan dan gangguan ingatan.
Dengan mengintegrasikan keenam kebiasaan ini ke dalam kehidupan sehari‑hari, kamu memberi dukungan optimal bagi fungsi otak dan mengurangi risiko kepikunan.












