Project Seru Penuh Kejutan

Puasa 9 Maret 2026: Apakah Hari ke‑20 atau ke‑19? Simak Penjelasan Lengkap Perbedaan Penetapan Ramadan Muhammadiyah vs Pemerintah

March 9, 2026 • 0 Views
Puasa 9 Maret 2026: Apakah Hari ke‑20 atau ke‑19? Simak Penjelasan Lengkap Perbedaan Penetapan Ramadan Muhammadiyah vs Pemerintah
Puasa 9 Maret 2026: Apakah Hari ke‑20 atau ke‑19? Simak Penjelasan Lengkap Perbedaan Penetapan Ramadan Muhammadiyah vs Pemerintah

PSPK – 09 Maret 2026 | Indonesia tengah menjalani bulan Ramadan 1447 H pada tahun 2026. Pada Senin, 9 Maret 2026, banyak umat Islam menanyakan “puasa hari ini ke‑berapa?” Jawabannya tidak seragam karena terdapat dua penetapan awal Ramadan yang berbeda: satu oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan satu lagi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia yang mewakili konsensus pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Penetapan Awal Ramadan oleh Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Maklumat Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang didasarkan pada hisab Majelis Tarjih dan Tajdid. Hasil hisab menunjukkan ijtimak menjelang Ramadan terjadi pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026, dan parameter Kalender Global (PKG) terpenuhi di sebagian wilayah dunia. Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026. Jika mengikuti penetapan ini, maka Senin, 9 Maret 2026 merupakan hari ke‑20 Ramadan.

Penetapan Awal Ramadan oleh Pemerintah dan NU

Kementerian Agama RI mengadakan Sidang Isbat pada 17 Februari 2026, menggabungkan metode astronomi dengan rukyatul hilal (pengamatan langsung). Sidang memutuskan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Karena satu hari lebih lambat dibandingkan penetapan Muhammadiyah, tanggal 9 Maret 2026 bertepatan dengan hari ke‑19 Ramadan menurut pemerintah dan NU.

Perbandingan Kedua Penetapan

Penetapan Tanggal 1 Ramadan 1447 H Hari Puasa pada 9 Maret 2026
Muhammadiyah Rabu, 18 Februari 2026 20 Ramadan (puasa ke‑20)
Pemerintah & NU Kamis, 19 Februari 2026 19 Ramadan (puasa ke‑19)

Perbedaan satu hari ini tidak memengaruhi semangat beribadah umat. Kedua komunitas tetap menjalankan puasa secara bersamaan, meski urutan hari yang dihitung berbeda.

Catatan Praktis untuk Umat

  • Jika Anda mengikuti kalender Muhammadiyah, hitung puasa Anda mulai dari 1 Ramadan pada 18 Februari 2026.
  • Jika Anda mengikuti kalender resmi pemerintah, hitung puasa Anda mulai dari 1 Ramadan pada 19 Februari 2026.
  • Kedua kalender mencantumkan hari penting seperti Nuzulul Qur’an (17 Maret 2026) dan Lailatul Qadar yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Ramadan.

Sebagai contoh konkret, pada 8 Maret 2026, yang bertepatan dengan Minggu, umat yang mengacu pada penetapan pemerintah berada pada hari ke‑18 Ramadan, sementara yang mengacu pada Muhammadiyah berada pada hari ke‑19. Hal ini tercermin dalam laporan media Akurat.co yang menyebutkan bahwa 8 Maret 2026 adalah hari ke‑18 Ramadan menurut kalender pemerintah.

Jadwal Imsakiyah di Kota Makassar

Untuk wilayah Makassar, Kementerian Agama menyediakan jadwal imsakiyah resmi melalui portal bimasislam.kemenag.go.id. Pada Senin, 9 Maret 2026, waktu Maghrib (buka puasa) di Makassar tercatat pukul 18.21 WITA. Umat dapat melafalkan doa buka puasa yang diriwayatkan oleh Abu Daud: “Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsbatal ajru in syaa Allah.”

Informasi jadwal lengkap selama bulan Ramadan dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan Kemenag, membantu umat mengatur sahur, shalat, dan aktivitas harian secara tepat.

Dengan memahami kedua penetapan kalender, umat dapat menyesuaikan perhitungan pribadi tanpa kebingungan. Baik 19 maupun 20 Ramadan, yang terpenting adalah melaksanakan ibadah dengan khusyu, meningkatkan amal, serta mempererat tali persaudaraan selama bulan suci.

Semoga Ramadan 1447 H tahun 2026 membawa keberkahan, kesehatan, dan kedamaian bagi seluruh umat Islam di Indonesia dan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *