Project Seru Penuh Kejutan
Berita  

Polda Sumsel Latih 113 Personel dengan Psychological First Aid Menyongsong Operasi Ketupat Musi 2026

March 5, 2026 • 0 Views
Polda Sumsel Latih 113 Personel dengan Psychological First Aid Menyongsong Operasi Ketupat Musi 2026
Polda Sumsel Latih 113 Personel dengan Psychological First Aid Menyongsong Operasi Ketupat Musi 2026

PSPK – 05 Maret 2026 | Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang bertujuan mengamankan arus mudik, Polda Sumatera Selatan menggelar pelatihan Psychological First Aid (PFA) bagi 113 anggota kepolisian serta PNS Polri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026, di Lounge Ampera lantai 7 Gedung Presisi Polda Sumsel.

Pelatihan dipandu oleh Kabagpsi Ro SDM Polda Sumsel, AKBP Suparyono, S.Psi., M.Psi., Psikolog, bersama tim psikolog internal. Fokus utama program adalah meningkatkan kapasitas konselor internal dalam memberikan bantuan psikologis pertama kepada rekan kerja yang mengalami tekanan mental selama tugas operasional.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • Pengenalan konsep dan tahapan Psychological First Aid.
  • Praktik langsung teknik pemulihan psikologis melalui metode Brain Gym.
  • Sharing pengalaman dengan tim trauma healing dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
  • Sosialisasi Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2025 sebagai landasan kebijakan kesehatan mental Polri.

Para peserta diharapkan dapat mendeteksi tanda‑tanda stres sejak dini, memberikan dukungan emosional kepada kolega, serta menjaga stabilitas mental selama penugasan. Kesiapan mental yang kuat diyakini akan meningkatkan kualitas pelayanan publik saat operasi mudik berlangsung.

AKBP Suparyono menegaskan pentingnya investasi dalam kesehatan psikologis, menyatakan, “Personel yang sehat secara psikologis akan melayani masyarakat dengan lebih profesional dan humanis. Kemampuan Psychological First Aid sangat penting dimiliki konselor untuk menghadapi dinamika tugas di lapangan.”

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa penguatan kesehatan mental merupakan bagian integral dalam membangun institusi Polri yang profesional dan presisi. “Polda Sumsel memastikan kesejahteraan psikologis personel tetap terjaga. Anggota yang kuat secara mental akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian langkah strategis Polda Sumsel untuk memastikan kesiapan psikologis seluruh personel dalam menghadapi tantangan Operasi Ketupat Musi yang berskala besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *